Elkan Baggot - Timnas IndonesiaPSSI

Elkan Baggott Semringah Diganjar Kontrak Profesional

Pemain blasteran Inggris-Indonesia Elkan Baggott semringah setelah mendapatkan kontrak profesional pertamanya bersama Ipswich Town selama dua tahun dengan opsi perpanjangan 12 bulan.

Sebelum diganjar kontrak profesional, Baggott sempat menjadi incaran beberapa klub Liga Premier Inggris, seperti West Ham United, Everton hingga Leeds United. Namun pelatih Paul Lamberts menegaskan tidak berniat melepas pemain muda berbakat mereka.

Penggawa timnas Indonesia U-19 ini mengutarakan kegembiraannya mendapatkan kontrak tersebut. Baggott menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang turut membantu dirinya berkembang.

“Saya merasa senang. Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh pelatih, orang tua, agen, dan semua orang yang ada di sekitar saya. Orang tua selalu memberikan dukungan saat saya mengalami masa pasang-surut. Itu membuat saya tidak pernah menyerah,” tutur Baggott dalam wawancaranya dengan laman resmi klub.

Baggott tidak melupakan jasa jajaran pelatih di akademi yang telah membantu dirinya menjadi pemain seperti sekarang, seperti kepala pelatih dan pengembangan pemain Bryan Klug dan manajer tim U-18, Adam Atey. Baggott telah bergabung dengan akademi Ipswich Town sejak berusia 14 tahun.

Elkan Baggot - Timnas IndonesiaPSSI

“Mengingat saya memulainya dari akademi, tentu saja saya ucapkan terima kasih kepada para pelatih di akademi, terutama kepada Bryan dan Adam, yang telah memberikan dukungan luar biasa membantu dan meluangkan waktu di setiap sesi untuk membantu saya berkembang,” ucap Baggott.

“Itu yang kami lakukan di akademi, karena pada akhirnya kami akan [berpeluang] masuk ke dalam tim. Bryan dan Adam sangat membantu saya dalam melakukan perjalanan ini.”

Meski sudah berstatus pemain profesional, Baggott tidak ingin bertepuk dada. Pemuda berusia 18 tahun ini menyatakan tetap bersikap merendah, dan terus berusaha meningkatkan kualitas permainan.

“Ini memang menjadi hari yang indah, dan saya harus mengapresiasi apa yang sudah saya dapatkan. Saya tidak ingin besar kepala, karena sekarang saatnya mulai membangun pondasi. Saya sudah punya tujuan dan target di kepala saya,” tegas Baggott.

Bila karir Baggott meningkat, pemain berposisikan bek tengah itu makin membuka pintu menuju Liga Primer Inggris (EPL). Kans terbuka, karena Baggott bisa menyandang status homegrown player, sehingga tidak terbentur aturan peringkat FIFA yang diterapkan federasi sepakbola Inggris.

SIMAK JUGA: BERITA SEPAKBOLA NASIONAL!

Iklan
0