Palang pintu timnas Indonesia Elkan Baggott menyambut baik kemungkinan Jordi Amat dan Sandy Walsh bergabung ke skuad Garuda untuk Piala AFF 2022 pada akhir tahun ini.
Amat dan Walsh tidak lama lagi akan mendapatkan status warga negara Indonesia (WNI) setelah sidang paripurna DPR-RI merestui permohonan naturalisasi mereka beberapa waktu lalu.
Kini Amat dan Walsh hanya menunggu Presiden RI Joko Widodo mengesahkan proses naturalisasi mereka, dan selanjutnya menjalankan upacara pengambilan sumpah. Kedua pemain ini berpeluang tampil di Piala AFF, karena waktu yang tersisa untuk menjalani dua proses terakhir itu masih ada sekitar dua bulan.
Jika Amat dan Walsh bisa tampil di Piala AFF, lini belakang bakal menghadirkan tiga pemain berpostur besar. Bagi Baggott, kehadiran kedua pemain itu memberikan keuntungan tersendiri untuk timnas senior.
“Mereka akan membawa pengalaman dan kualitas, tambahan yang bagus untuk tim,” ujar Baggott kepada jurnalis Goal Indonesia Alvino Hanafi selepas duel melawan Curacao di Stadion Pakansari Cibinong, Selasa (27/9) malam WIB.
Baggott juga optimistis timnas senior akan mendapatkan hasil bagus di event bergengsi se-Asia Tenggara dua tahunan ini. Menurut Baggott, tim asuhan Shin Tae-yong mengalami perkembangan yang bagus.
“Kami semakin berkembang. Sebagai tim, kami semakin matang,” kata bek klub League Two Inggris Gillingham ini.
Sementara itu, dalam wawancaranya dengan media Spanyol beberapa waktu lalu, Amat menyatakan posisi bek bukan satu-satunya opsi buat dirinya. Amat menegaskan siap dimainkan di posisi gelandang seperti yang ia lakoni ketika tampil bersama Johor Darul Takzim di 16 Besar Liga Champions Asia (LCA).
“Orang pertama yang mencoba saya di posisi itu adalah [Michael] Laudrup di Swansea, dan menghadapi Manchester United. Dia bilang ke saya: 'Saya akan menjadikan Anda sebagai [pemain di posisi] nomor 6'. Saya jawab: 'Tidak Masalah, saya akan bermain sesuai keinginan Anda',” ungkap Amat kepada AS.
“Saat di [Real] Betis, bersama [Quique] Setien, saya juga pernah ditempatkan di posisi gelandang. Anda akan berlari lebih banyak, tapi Anda juga akan menguasai bola lebih sering, dan tanggung jawab yang lebih besar.”
