Real Madrid hanya meraih satu poin saat berjumpa Elche pada lanjutan LaLiga pekan ke-22, Minggu (23/1) malam WIB.
Bahkan di pertandingan tersebut Madrid harus tertinggal 2-0 dulu, sebelum Luka Modric dan Eder Militao mencetak gol penyama kedudukan dalam sepuluh menit terakhir.
Namun meski gagal memperlebar jarak dengan Sevilla yang ada di peringkat kedua, manajer Carlo Ancelotti tetap yakin bahwa timnya masih berpeluang besar menjadi jawara LaLiga.
Apa yang dikatakan?
"Kami jelas tidak bisa lebih puas dan ada banyak hal yang harus kami perhitungkan," ungkap Ancelotti dilansir laman resmi klub.
"Kami bisa menang jika kami lebih tajam dan efektif. Kami sekarang memiliki waktu untuk istiratah dan kami berada di posisi yang bagus. Kami berada di tempat yang kami inginkan di awal musim, tetapi bagian terpenting musim ini akan datang, dan kami harus memenangkan gelar."
Selain itu, Don Carlo mengapresiasi perjuangan timnya untuk mengejar ketertinggalan, dan membahas kegagal penalti Karim Benzema.
"Sepertinya, dalam urusan permainan kami kalah, di paruh pertama kami agak kacau," tambahnya.
"Kami gagal mengeksekusi penalti dan juga memiliki banyak peluang. Kami bisa mencetak gol jika kami lebih efektif."
"Kami kebobolan gol pertama dan kemudian gol kedua. Reaksi kami sangat bagus dan kami tidak menyerah."
"Ini adalah tanda yang sangat bagus dari tim bahwa kami tidak kalah di pertandingan itu. Kami tidak boleh membuat pertandingan semakin sulit unutk kami karena kami menjadi lebih solid, dengan kami bisa lebih agresif dalam duel setelah kebobolan dua gol."
"Kami tidak melakukan umpan dengan baik, mereka mematahkan upaya serangan kami dan mencetak gol dari umpan silang. Di gol kedua kami bisa lebih kompak dan ini adalah hal kecil yang membuat kami kehilangan poin."
"Kami harus mengevaluasi permainan, gerakan yang kami buat sampai peluang yang kami miliki."




