Darah Indonesia cukup kental di dalam diri pesepakbola Darren Sidoel. Pasalnya, pemain klub asal Inggris, Reading FC, tersebut memang memiliki garis keturunan Indonesia dari sisi ayah, dengan kakek buyutnya berasal kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.
Tak ayal, dia juga menyukai masakan khas Indonesia. Saat berbincang secara eksklusif dengan Goal Indonesia, dia pun mengungkapkan masakan Indonesia apa saja yang dia sukai.
Keluarga besarnya yang berada di Belanda ikut berperan mengenalkannya dengan masakan khas Indonesia. "Saya punya keluarga [Indonesia] di Belanda, jadi ketika saya pergi ke pesta atau mengunjungi keluarga kami makan banyak makanan Indonesia," ungkap Sidoel.
Dia menyebut banyak makanan Indonesia yang disukainya. Di antaranya yang paling favorit adalah nasi goreng, sate, dan risoles.
"Jadi saya seperti kenal beberapa [makanan]. Tapi jika Anda memakannya langsung di sini tentu sedikit berbeda, karena di sini Anda merasakan rasa yang sesungguhnya. Saya bisa katakan sangat enak," puji pemain yang musim lalu dipinjamkan ke klub Belgia, KSV Roeselare itu.
Sekadar informasi, beberapa waktu lalu, pemain berusia 21 tahun ini memang menjalani liburan di Indonesia. Selama liburannya di Indonesia, dia menikmati keindahan Bali dan juga mengunjungi Jakarta.
"Saya dua pekan di Bali, lalu setelah itu pergi ke Jakarta," tuturnya.
Lebih lanjut, Sidoel juga menceritakan awal mulanya berkarier di sepakbola. Pemain kelahiran, 10 Maret 1998, itu menghabiskan masa mudanya di Belanda.
"Pertama saya mulai [bermain sepakbola] ketika masih belia bersama kakak yang empat tahun lebih tua dari saya. Ia selalu suka sepakbola dan ketika saya masih kecil saya suka untuk pergi bermain dan berlatih sepakbola bersamanya. Dan itulah bagaimana saya memulai sepakbola. Sejak momen itu saya langsung jatuh cinta pada sepakbola," bebernya.
Sidoel pertama kali bermain di level amatir dan sempat memperkuat tim muda ADO Den Haag beberapa tahun, yang merupakan klub bermarkas di tempat dia tinggal.
"Kemudian Ajax membeli saya dari ADO Den Haag. Lalu saya pergi ke Ajax dan bisa saya katakan level akademi usia muda di sana sangatlah tinggi. Lalu saya berkembang di sana sebagai pemain dan pribadi, karena bagi saya itu adalah langkah besar karena saya tidak lagi berada di kota tempat tinggal. Saya harus banyak bepergian, saya jauh dari rumah."
"Tapi itu membentuk saya sebagai sosok sekarang ini, itu bagus untuk saya."
"Momen saat kontrak pertama di Ajax ketika saya berusia 17 tahun, itu bagi saya dalam karier ini merupakan yang paling indah. Hal-hal seperti itu akan selalu Anda kenang dalam hidup."
Lantas, siapa pemain Idola dari Sidoel? Bukan seperti kebanyakan orang yang mengidolakan Lionel Messi atau Cristiano Ronaldo, dia memiliki idola yang berbeda.
"Dalam opini saya mereka (Messi dan Ronaldo) adalah pemain terbaik di dunia saat ini dan juga tahun-tahun sebelumnya. Tapi bagi saya, saya bermain di posisi yang berbeda, jadi saya selalu melihat pemain yang bermain di posisi sama seperti saya. Pada saat ini saya suka Sergio Ramos, Thiago Silva, Fernandinho dari Manchester City. Mereka adalah pemain yang saya ikuti bertahun-tahun," jelas pemain yang saat ini lebih suka berposisi sebagai gelandang tersebut.





