Meski mendapat tawaran untuk tetap tampil di musim 2019, mantan penyerang PSM Makassar Bruce Djite memilih pensiun dari karir sepakbola profesional, dan mencoba peruntungan di bidang lain.
PSM menjadi klub terakhir yang dibela Djite. Namun ia mendapatkan musim tidak bagus pada tahun lalu, karena hanya tampil di sembilan pertandingan, tiga diantaranya dari bangku cadangan, dan tidak mencetak satu pun gol.
Cedera berkepanjangan membuat Djite jarang mendapatkan kesempatan tampil, sehingga manajemen memutuskan mengakhiri kerja sama pada pertengahan musim. Pemain berusia 32 tahun ini mengaku telah mempertimbangkan gantung sepatu sejak enam bulan terakhir.
“saya mendapatkan kesempatan yang membuat saya tertarik dibandingkan harus berlatih setiap hari. Anda harus terus menjaga motivasi untuk selalu berada dalam kondisi terbaik, latihan setiap hari untuk meningkatkan kemampuan, dan Anda terikat dengan kehidupan seperti itu,” tutur Djite diwartakan laman Foxsports Australia.
“Saya memilih untuk melakukan pekerjaan lain, dan itu saatnya bagi saya. Ketika Anda sudah tidak mempunyai prioritas, dan ada hal lain yang lebih menarik dibandingkan berlari-lari di lapangan, Anda akan tahu [saatnya berhenti].”
Meski memutuskan pensiun, Djite mengaku tidak akan jauh dari sepakbola. Ia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang selama ini telah membantu dirinya dalam berkarir di sepakbola.
“Saya masih mencintai olahraga ini, dan terlibat di pertandingan. Tapi saya tidak melakukannya di atas lapangan,” imbuh Djite.
“Saya berterima kasih kepada keluarga yang telah berkorban selama ini, dan setiap orang yang memberikan dukungan sepanjang karir saya, yakni fans, para pelatih, rekan satu tim, media, dan seluruh industri sepakbola.”
Goal Indonesia

