Sepp Blatter@AFP

Eks Presiden FIFA Kecam Format Baru Piala Dunia

Format Piala Dunia 2026 bakal berubah dengan diikuti 48 negara. Perubahan tersebut mendapat kecaman dari mantan presiden FIFA Sep Blatter.

Blatter merasa ide Gianni Infantino selaku presiden FIFA yang memperbanyak jumlah peserta di Piala Dunia 2026 hal yang berlebihan. Menurutnya, 32 kontestan sudah pas untuk bertarung dalam ajang tersebut.

Piala Dunia 2022 yang digelar di Qatar menjadi edisi terakhir yang diikuti 32 negara. Argentina keluar sebagai kampiun usai mengalahkan Prancis lewat adu penalti.

“Apa yang terjadi saat ini [format 48 tim] adalah komersialisasi permainan yang berlebihan. [Itu] mencoba memeras lebih banyak dari lemon,” kata Blatter kepada surat kabar Jerman Die Ziet, dikutip dari Fotmob.

Selain itu, Blatter mengkritik perubahan format di Piala Dunia Antarklub. Ia merasa keputusan yang dilakukan Infantino sudah keluar dari jalur.

Semula Piala Dunia Antarklub diikuti oleh tujuh perwakilan konfederasi. Namun, mulai 2025 ajang tersebut bakal dihuni 32 kontestan yang terbagi dalam delapan grup.

“[Lihatlah] Piala Dunia [antarnegara] dengan 48 tim atau Piala Dunia Antarklub [32 tim] yang harus dilihat sebagai persaingan terhadap Liga Champions [Eropa]. FIFA mencampuri sesuatu yang tidak terlalu menjadi perhatian mereka,” ucapnya.

Di sisi lain, Blatter mengaku hubungan dengan Infantino tidak harmonis. Penyebanya, karena pria berusia 52 tahun tersebut ogah berbicara langsung kepadanya.

"Saya tidak punya hubungan dengan Infantino. Dia berperilaku tidak hormat karena menolak kontak dengan saya sejak pemilihannya. Dia hanya berkomunikasi dengan saya melalui pengacara," ucapnya.

Iklan
0