Geoffrey Castillion Persib BandungGeoffrey Castillion Persib BandungAlvino Hanafi

Eks Persib Bandung Ikut Latihan Di Ajax Amsterdam

Lama tidak terdengar, mantan penyerang Persib Bandung Geoffrey Castillion mendadak mengikuti latihan bersama salah satu klub raksasa Belanda, Ajax Amsterdam, akhir pekan lalu.

Ajax bukan klub yang asing bagi Castillion, karena ia merupakan jebolan akademi mereka. Castillion pun sempat dimainkan selama 28 menit pada Maret 2011 ketika melakoni laga tandang melawan ADO Den Haag. Namun itu menjadi satu-satunya penampilan Castillion bersama skuad Ajax.

“Sebenarnya, saya adalah striker ketiga di belakang Siem de Jong dan Dario Cvitanich. Melawan ADO, Siem bermain di posisi 10, dan merupakan satu-satunya striker di bangku cadangan. Kesempatan untuk bermain masih menjadi kenangan indah,” kenang Castillion dalam wawancaranya dengan laman resmi klub.

Selepas itu, Castillion memperkuat RKC, Heracles Almelo dan NEC. Pada 2014, Castillion mulai mengembangkan sayap dengan mencoba peruntungan di luar Belanda. Ia pun bermain di Amerika Serikat, Islandia, dan Indonesia.

Castillion tiba di Bandung pada 2020. Ia sempat tampil di tiga pertandingan dengan mencetak dua gol sebelum Liga 1 2020 dihentikan akibat pandemi COVID-19. Pada Februari 2021, Castillion dipinjamkan ke klub Italia Como selama setengah musim.

Geoffrey Castillion & Omid Nazari - Persib BandungAlvino Hanafi / Goal

Sekembalinya dari Como, Castillion kembali memperkuat Persib di musim 2021/22. Hanya saja, performa Castillion tidak memuaskan, karena hanya mencetak tiga gol dari 13 penampilan, sehingga dilepas Pangeran Biru pada Desember 2021. Kendati demikian, Castillion menganggap petualangannya di Indonesia paling berkesan.

“Terutama cuaca dan kelembaban yang membuat saya terbiasa. Karena pandemi corona, saya tidak terlalu sering bermain di sana. Tapi saya mendapatkan pengalaman. Anda dikenal di mana-mana, seolah-olah saya adalah [Lionel] Messi atau [Cristiano] Ronaldo,” beber Castillion.

Castillion mengungkapkan alasannya mengikuti latihan bersama Ajax. Menurut pria berusia 31 tahun ini, ia hanya sekadar menjaga kebugaran sambil mencari kemungkinan melanjutkan karir di Belanda bersama klub lain.

“Senang sekali bisa kembali ke Ajax. Banyak yang berubah di sini. Kalian sekarang mempunyai sekolah di Toekomst. Ruang ganti masih terlihat sama. Saya orang Amsterdam, dan saya masih mendukung Ajax. Saya menghabiskan masa muda saya di sini. Bermain untuk Ajax adalah sebuah impian,” ucap Castillion.

Castillion menambahkan, jika karirnya terhenti pada tahun ini, ia tidak menutup kemungkinan bergabung dengan Ajax, namun bukan sebagai pesepakbola.

“Saya pergi ke Yayasan Ajax untuk melihat apa yang sebenarnya mereka lakukan. Saya juga mengerjakan apa yang akan saya lakukan setelah karir saya [selesai]. Saya sedikit menyesuaikan diri. Dengan begitu saya juga bisa berlatih dengan Ajax pada hari Sabtu. Saya juga mengenal beberapa orang, jadi senang melihat mereka lagi,” kata Castillion.

Iklan
0