Pieter Huistra

Eks Direktur Teknik PSSI Tangani Klub Uzbekistan

Mantan direktur teknik PSSI Pieter Huistra resmi ditunjuk sebagai pelatih salah satu klub raksasa Superligasi Uzbekistan (USL), Pakhtakor FK, menggantikan Shota Arveladze yang mengundurkan diri.

Pakhtakor bukan klub asing bagi Huistra. Sebelum ditunjuk sebagai arsitek tim, Huistra merupakan asisten pelatih Arveladze sejak Juni 2017. Namun selepas membawa Pakhtakor menjuarai USL 2020, Arveladze mengundurkan diri.

Sinyal Huistra bakal menjadi pelatih kepala Pakhtakor sempat mencuat awal bulan ini, namun dibantah manajemen klub. Bersama Arveladze, Huistra turut membantu The Lions menjadi juara USL dan Piala Uzbekistan dua kali, serta satu Piala Liga.

“Peter Huistra, pelatih asal Belanda yang sebelumnya bertugas sebagai asisten pelatih di klub ini, sekarang resmi menjadi pelatih kepala Pakhtakor. Dia dan Shota Arveladze telah bekerja bersama-sama di kursi kepelatihan,” demikian pernyataan manajemen melalui laman resmi klub.

“Kami ingin melanjutkan, serta meningkatkan kualitas permainan yang telah dipertahankan dalam beberapa tahun terakhir berdasarkan filosofi sepakbola, yakni bermain menyerang, atraktif, dan indah.”

Pieter Huistra - Persipasi Bandung Raya [PBR]Goal / Abi Yazid

Di lain sisi, Arveladze memberikan dukungan penuh kepada Huistra setelah resmi diumumkan sebagai pelatih baru. Arveladze meyakini pria berusia 53 tahun tersebut dapat membawa Pakhtakor lebih sukses.

“Selamat kepada Peter Huista yang telah ditunjuk menjadi pelatih Pakhtakor. Saya berharap Anda meraih sukses, kawan,” demikian tulis Arveladze melalui akun Instagram pribadinya.

Huistra mengawali karir di kursi kepelatihan pada 2011 di akademi Groningen. Empat tahun berselang, Huistra meningkatkan karirnya dengan menjadi asisten pelatih di Vitesse Arnhem dan Ajax Amsterdam.

Selepas berkarir di Eropa, Huistra membawa ilmu kepelatihannya ke Asia. Huistra selanjutnya ditunjuk sebagai direktur teknik PSSI pada 3 Desember 2014.

Mantan penggawa klub Skotlandia, Glasgow Rangers, ini kemudian ditunjuk menjadi pelatih sementara timnas Indonesia di kualifikasi Piala Dunia 2018 dan Piala Asia 2019 pada 7 Mei 2015.

Namun itu tidak berlangsung lama. Huistra meninggalkan kursi pelatih tim nasional, karena Indonesia dibekukan FIFA pada akhir Mei 2015. Huistra selanjutnya menangani klub baru Jepang, Iwaki FC, sebelum menjadi asisten Arveladze.

SIMAK JUGA: BERITA SEPAKBOLA NASIONAL!

Iklan
0