AncelottiGetty Images

Jelang Vs Eintracht Frankfurt Di Piala Super UEFA, Carlo Ancelotti Akui Real Madrid Kalah 'Start'

Carlo Ancelotti mengakui bahwa Real Madrid memiliki lebih banyak kelemahan dibanding Eintracht Frankfurt jelang pertarungan Piala Super UEFA, Kamis (11/8) dini hari WIB.

Pria berusia 63 tahun tersebut yakin bahwa para pemain Frankfurt akan lebih bugar dan fit ketimbang anak asuhnya karena Los Blancos sedikit terlambat memulai pramusim.

Meski begitu, Don Carlo tetap yakin bahwa anak asuhnya akan sepenuhnya fokus untuk mempersiapkan pertandingan yang digelar di Helsinki Olympic Stadium tersebut dengan sangat matang.

"Kami memiliki beberapa kelemahan lebih dari Eintracht, yang memulai musim mereka lebih awal, tapi kami akan bermain untuk menang," ujar Ancelotti dikutip dari laman resmi UEFA.

"Kami melihat ke depan dan tidak melihat ke belakang. Kemenangan musim lalu memperkuat apa yang kami yakini, namun kami harus fokus pada pertandingan mendatang."

"Selama musim depan, ada enam gelar yang dipertaruhkan, dan kami ingin memperjuangkan agar bisa memenangkan semuanya."

"Tahun lalu, Eintracht mencapai sesuatu yang istimewa karena mereka bukan favorit. Mereka memainkan permainan yang hebat, menang melawan Barcelona di Camp Nou dengan memaksimalkan serangan balik dan fokus pada pertahanan serta transisi kecepatan tinggi."

Membahas perjalanan Madrid dalam memenangkan Liga Champions musim lalu, Ancelotti menyebutkan bahwa semua kesuksesan mereka tak lepas dari dukungan para fans yang selalu memenuhi stadion.

Don Carlo mengungkapkan bahwa sorakan para pendukung sangat meningkatkan semangat pemain di lapangan.

"Ini adalah memori yang sangat segar dan juga ada hubungan yang sangat spesial dengan para pendukung di stadion. Semua comeback yang kami lakukan dicapai di stadion kami, itu semua berkat dorongan dan semangat yang datang dari tribun," imbuhnya.

"Selalu percaya, jangan menyerah. Bagaimana pun, kami bermain melawan tim yang sangat kuat. Tidak dapat dihindari bahwa kami akan menderita. Kami siap. Tim sudah terlihat dalam kondisi sangat baik."

"Kegembiraan dan kepuasaan yang Anda dapatkan setelah kemenangan seperti itu [di final Liga Champions] cenderung bertahan, membuat Anda merasa tidak ada yang bisa menggantikan Anda. Dan itu motivasi yang cukup kuat untuk terus menang."

Iklan
0