OLEH DONNY AFRONI
Harapan tinggi yang diberikan publik Indonesia agar meraih sukses di Liga Utama Polandia (Ekstraklasa) bersama Lechia Gdansk tidak membuat pemain muda Egy Maulana Vikri merasa tertekan.
Egy mengakui adanya harapan yang sangat besar di Indonesia setelah dirinya menjadi bagian Lechia mulai musim 2018/19. Menurut Egy, publik Indonesia selalu memberikan dukungan terhadap pemain yang berkarir di Eropa.
“Saya tidak merasakan itu. Saya tahu bagaimana masyarakat Indonesia, saya tahu mereka memberikan dukungan kepada saya. Status sebagai talenta luar biasa tidak membuat saya tertekan, saya sudah merasakannya selama beberapa tahun,” ujar Egy diwartakan laman Przeglad Sportowy.
Pemuda berusia 17 tahun ini juga menegaskan tidak gentar bersaing dengan pemain berpostur lebih besar. Ekstraklasa dikenal sebagai liga yang mengandalkan kekuatan fisik.
“[Lionel] Messi dan [Mohamed] Salah sudah membuktikan, postur kecil bukan suatu masalah,” tegas Egy.
Mengenai peranan Indra Sjafri dalam karirnya, Egy menyebutkan mantan pelatih timnas Indonesia U-19 itu memiliki peranan besar. Seperti diketahui, Indra bersama ustadz Yusuf Mansur juga turut hadir saat perkenalan Egy sebagai penggawa Lechia.
“Ini adalah sosok lain [di luar ayah] yang membantu saya dalam bermain sepakbola. Dia yang menemukan bakat saya. Dia sudah seperti ayah kedua buat saya, sosok yang sangat penting. Ayah yang membawa saya ke dia pada 2012. Saya ingat sekali ucapan dia [Indra]: 'talenta yang luar biasa',” beber Egy.


