Edouard Mendy mengaku sempat takut tak jadi dibeli Chelsea. Ia cemas jika The Blues melirik opsi lain saat memburu kiper baru musim lalu, namun kiper legendaris Petr Cech sukses meyakinkannya.
Dengan Kepa Arrizabalaga tampil kurang baik di Stamford Brdige, Chelsea akhirnya kembali memburu kiper baru selama bursa transfer musim panas 2020.
Pernah sukses memboyong Cech dari Rennes pada 2004, The Blues kembali mencaplok penjaga gawang klub Ligue 1 tersebut dengan menebus Mendy seharga £22 juta.
Mendy, berbicara kepada laman resmi UEFA jelang Piala Super Eropa kontra Villarreal, Kamis (12/8), mengaku sempat merasa cemas soal transfer ke Chelsea: "Saya sering berbicara dengan [agen saya] yang memberi tahu soal ketertarikan Chelsea."
"Saya mencoba untuk tak memikirkannya karena Chelsea adalah klub besar dan karier saya memang telah mengalami kemajuan, tetapi ketika pembicaraan via telepon semakin intens, saya menyadari bahwa ketertarikan Chelsea nyata dan harus saya sambut."
"Saya memberi tahu diri saya sendiri Chelsea bisa saja membeli kiper lain, tetapi Petr menelepon saya dan berkata: 'Dengar, hanya satu kiper yang akan dibeli klub, dan Andalah orangnya. Saya hanya menginginkan Anda."
"Ketika kiper sekaliber Petr, dengan karier yang ia jalani dan sebagai legenda Chelsea, mengatakan hal itu kepada Anda, rasanya jadi sedikit lebih tenang."
Getty ImagesMendy terbukti mampu menjadi andalan The Blues di bawah mistar gawang dan sukses mencatatkan 44 penampilan di semua kompetisi.
Ia menorehkan enam nirbobol dalam tujuh pertandingan pertama bagi The Blues dan mengakhiri musim debutnya dengan 25 kali tanpa kebobolan.
Pencapaian itu membuat nama Mendy melambung, namun sang kiper enggan untuk merasa tinggi.
"Apakah saya salah satu kiper terbaik di dunia? Entahlah, tapi bagi saya yang terpenting adalah menjadi yang terbaik bagi tim saya," imbuhnya.
"Menjadi yang terbaik bagi klub saya berarti menjadi yang terbaik setiap hari dan menjadi yang terbaik di lapangan, membantu tim meraih trofi."
"Saya selalu mengalami kemajuan tiap tahunnya, dan tahun kemarin juga. Itu yang ingin saya capai setiap tahun. Sesuatu yang saya inginkan seterusnya."




