Edinson Cavani memberikan salam perpisahan yang kurang mengenakkan setelah menjalani laga terakhir bersama Manchester United, dengan mengacungkan jari tengah.
Kontrak Cavani di Old Trafford bakal kedaluwarsa bulan depan dan dia tidak akan memperpanjang masa baktinya bersama The Red Devils, dengan Ralf Rangnick memberinya kesempatan jadi starter kontra Crystal Palace, Minggu (22/5), sebagai perpisahan.
Striker Uruguay itu bermain penuh 90 menit dalam kekalahan 1-0 di Selhurst Park, meski untungnya Man United tak perlu menanggung malu bermain di Liga Konferensi Europa setelah West Ham United juga keok lawan Brighton.
Meski diberi kesempatan untuk melakukan perpisahan, Cavani justru menandai aksi terakhirnya dalam balutan lambang Manchester United dengan adu argumen melawan kerumunan suporter dan tiga kali mengacungkan jari tengah kepada mereka. Meski belum jelas, kepada siapa Cavani mengacungkan jari tengah tersebut, karena juga terdapat sekumpulan suporter Palace di sana.
Tak jelas apa yang memicu pertikaian tersebut, tetapi mantan bintang Paris Saint-Germain itu tertangkap kamera menunjuk satu orang fan sembari berjalan masuk bus tim dan mengacungkan jari tengah dua kali, sebelum menggesturkan jarinya ke sekumpulan fans di luar bus dan memberikan jari tengah terakhir.




Sebelum pertandingan, Rangnick mengonfirmasi bahwa laga kontra Palace bakal menjadi penampilan terakhir Cavani buat Manchester United, dengan berkata kepada MUTV: "Dari starting XI kami, semua kecuali Edi Cavani, masih akan bermain buat klub ini musim depan."
Cedera yang datang silih-berganti memaksa Cavani lebih sering jadi penonton karena hanya bisa tampil 15 kali musim ini di Liga Primer Inggris, dan mencetak dua gol.
Musim debutnya di Inggris cukup solid, meraih dua digit gol dan impresif saat diminta menjadi ujung tombak. Tetapi pada akhirnya dua tahunnya di Old Trafford bakal dikenang dengan kurang sukses, tanpa mampu mengakhiri paceklik trofi The Red Devils.
