Eden Hazard mengaku frustasi dengan situasinya di Real Madrid. Ia juga menyebut pelatih Carlo Ancelotti yang tidak menepati janji untuknya.
Hazard mengakui bahwa ia butuh waktu untuk kembali bermain bersama Belgia di Piala Dunia 2022. Maklum, gelandang berusia 31 tahun itu tidak banyak dapat kesempatan di Madrid.
“Itu tergantung saya untuk beradaptasi, karena saya mengalami beberapa bulan yang sulit di mana saya tidak punya banyak waktu bermain,” ucap Hazard, Senin (14/11).
"Di atas segalanya, saya harus membuktikan bahwa saya masih bisa melakukannya. Saya sendiri tidak meragukannya, tapi saya mengerti bahwa dunia luar meragukannya,” tambahnya.
Mantan bintang Chelsea itu berusaha untuk kembali bugar 100 persen, meski ia mengakui bahwa segalanya akan berjalan berbeda pada Januari mendatang.
"Mengapa saya bermain sangat sedikit dengan Ancelotti? Sebelum musim dimulai, kami berbicara dan dia bilang bahwa saya akan mendapatkan peluang," tutur Hazard.
“Jelas, ini tidak sering terjadi, tapi saya mengerti bahwa Ancelotti tidak selalu bisa menjawab pertanyaan yang sama.”
“Saya tidak ingin meninggalkan Real Madrid. Mungkin setelah Piala Dunia segalanya akan berbeda. Saya ingin bermain, tapi pelatih yang membuat keputusannya.”
"Saya menerimanya, tapi saya ingin menunjukkan kepadanya bahwa saya pantas mendapat menit bermain lebih banyak. Ketika Anda tidak bermain, itu sulit,” pungkasnya.
Musim ini, Hazard baru tampil 98 menit bersama Madrid di LaLiga. Pada dua musim sebelumnya, ia juga cuma tampil tujuh kali sebagai starter imbas rongrongan cedera.
Kendati minim bermain di Madrid, Hazard tetap dipercaya masuk dalam skuat timnas Belgia untuk Piala Dunia 2022.


