Manchester United mengadukan The Sun ke Dewan Pers Inggris (IPSO), menyebut surat kabar tersebut sudah mendapat pemberitahuan bulan lalu akan adanya serangan ke rumah Ed Woodward.
Rumah Woodward, wakil pimpinan eksekutif United, yang terletak di Cheshire, menjadi sasaran serangan dari sekelompok oknum fans klub pada 28 Januari lalu, dengan benda-benda suar dilemparkan serta adanya coretan-coretan pada gerbang depan kediamannya.
Sebuah video diunggah oleh para pelaku di media sosial yang bertuliskan "Ed Woodward akan mati."
United meyakini bahwa The Sun sudah menerima pemberitahuan sebelum insiden tersebut terjadi, dan menuding seorang jurnalis dari media ternama Inggris itu hadir untuk mendokumentasikan aksi vandalisme tersebut.
Klub kemudian merilis pernyataan resmi, Jumat (7/2) kemarin: "Manchester United telah membuat aduan resmi ke Dewan Pers Inggris (IPSO) mengenai surat kabar The Sun dan liputan mereka atas insiden serangan ke rumah wakil pimpinan eksekutif, Ed Woodward."
"Keluhan tersebut berkaitan dengan berita 'Ed Devils: Fans Man Utc melempar suar ke rumah Ed Woodward dalam adegan mengejutkan ketika protes anti dewan klub terus meningkat' dipublikasikan secara online dan di halaman belakang edisi cetak tertanggal 29 Januari 2020."
"Klub meyakini bahwa The Sun telah menerima informasi sebelum insiden, yang termasuk ke dalam kerusakan kriminal dan niat untuk mengintimidasi, dan juga adanya jurnalis yang hadir saat kejadian berlangsung."
"Kualitas gambar yang menyertai alur cerita mengindikasikan bahwa seorang fotografer juga berada di sana. Wartawan tidak hanya gagal melaksanakan tugas dari anggota masyarakat yang bertanggung jawab melaporkan potensi kejahatan, bahaya dan kerusakan kriminal, kehadirannya juga mendorong dan mendukung para pelaku."
"Kami percaya ini adalah pelanggaran yang jelas terhadap kode IPSO dan kode etik jurnalistik. Keputusan untuk membuat pengaduan resmi ke IPSO tidak dianggap remeh."
"Kami akan menunggu keputusan dengan minat penuh sebagai ujian penting dari sistem pengendalian diri surat kabar dan kemampuan untuk menegakkan standar etika dalam pers."
Woodward memang menjadi sasaran utama fans United atas memburuknya prestasi klub, terutama dalam kegagalannya mendatangkan pemain-pemain berkualitas sesuai tuntutan para penggemar.


