Paulo Dybala telah menjalani tes untuk virus corona sebanyak empat kali dalam enam pekan dan masih tetap dinyatakan positif, menurut laporan yang beredar.
Sang penyerang Juventus mengonfirmasi pada 21 Maret lalu bahwa dirinya dan pacarnya, Oriana Sabatini positif terinfeksi COVID-19 setelah menjalani tes pertamanya.
Menurut laporan El Chiringuito, Dybala telah mengalani total empat tes dalam enam pekan terakhir, dengan yang terbaru masih menyatakan positif.
Bintang asal Argentina itu baru-baru ini mengungkapkan pengalamannya dalam berperang melawan penyakit tersebut dan menjelaskan bagaimana perjuangan dirinya.
Selain itu, sang pemain 26 tahun juga mengklaim dirinya dan kekasihnya sudah merasa jauh lebih baik.
"Saya menderita batuk yang buruk, saya merasa lelah dan ketika saya tidur, saya merasa kedinginan. Awalnya, saya tidak memikirkan tentang apa yang mungkin terjadi, namun itu terjadi pada dua rekan setim lainnya dan saya yang terakhir," kata Dybala beberapa waktu lalu.
"Kami [Dybala dan kekasihnya] mengalami sakit kepala, tapi disarankan untuk tidak melakukan apa pun. Klub memberi kami vitamin dan lama kelamaan kami merasa lebih baik."
"Itu menyerang psikologis. Awalnya merasa takut, tapi sekarang baik-baik saja. Belakangan ini saya tidak memiliki gejala."
"Dulu saya cepat lelah. Saya ingin berlatih, namun setelah lima menit saya kehabisan napas, dan saat itulah kami menyadari ada sesuatu yang tidak beres, kemudian tes menunjukkan bahwa kami positif terkena virus."
"Banyak orang meninggal di sini setiap harinya, keadaannya sangat buruk. Mereka di sini tidak bisa menangani kasus ini lagi, itulah sebabnya banyak negara mengirimkan dokter mereka. Ini bukan kebohongan, Anda harus berhati-hati. Orang-orang harus tetap berada di rumah."
Dybala menjadi salahs atu dari tiga penggawa Juventus yang positif terpapar COVID-19, namun Daniele Rugani dan Blaise Matuidi telah dinyatakan sembuh.


