Paulo Dybala sebenarnya bukan pemain yang dipilih oleh Maurizio Sarri untuk menjadi starter saat menghadapi Lazio dalam lanjutan Serie A, Selasa (21/7) dini hari WIB.
Nama penyerang Argentina berusia 26 tahun itu awalnya didaftarkan untuk mengisi bangku cadangan, dengan Sarri lebih memilih Gonzalo Higuain untuk menemani Cristiano Ronaldo dan Douglas Costa sebagai tridente.
Akan tetapi, sang pelatih Bianconeri melakukan perubahan mendadak selepas sesi pemanasan di Allianz Stadium berakhir, harus mencoret Higuain karena masalah fisik dan menggantinya dengan Dybala.
Keputusan yang positif, karena Dybala kemudian bersinar dan menjadi kreator kemenangan Juventus, dengan satu assistnya yang berbuah gol kedua bagi Ronaldo di awal babak kedua.
Tambahan tiga poin atas Lazio tersebut semakin memantapkan posisi Juventus di puncak klasemen dan mendekatkan diri dengan Scudetto kesembilan secara beruntun.
Selepas pertandingan, Sarri pun mengungkapkan alasan batal memainkan Higuain dan memilih Dybala menjadi starter.
"Dybala mengalami sakit pada punggungnya dalam sesi latihan kemarin dan itulah mengapa awalnya ia tidak menjadi starter," ungkap Sarri kepada Sky Sport Italia.
"Gonzalo kemudian memiliki masalah yang sama hari ini ketika melakoni sesi pemanasan dan Paulo merasa sudah lebih baik, jadi kami harus mengambil risiko. Kami punya beberapa masalah di lini depan saat ini."
"Terkadang kami melakukan pergantian tergantung pada situasi apakah lebih baik untuk menekan pertahanan lawan secara langsung, tapi utamanya tergantung pada siapa yang dalam kondisi terbaik atau butuh istirahat."
Juventus kini memimpin delapan poin di puncak klasemen atas rival terdekat mereka, Inter Milan yang berada di posisi kedua.


