Juventus masih harap-harap cemas terkait kondisi fisik Paulo Dybala, dengan sang pemain baru menjalani pemindaian setelah mengalami masalah pada otot pahanya.
Dybala mengalami cedera pada paruh pertama saat Juventus menang 2-0 atas Sampdoria, Senin (27/7) dini hari WIB, yang ditutup dengan perayaan Scudetto Serie A mereka yang kesembilan secara beruntun.
Pada hari yang sama, Juventus merilis pernyataan yang mengonfirmasi pemain asal Argentina itu telah menjalani tes medis yang mengungkapkan adanya "perpanjangan otot rektum femoralis paha kiri" dan kondisi fisiknya akan terus dipantau secara berkala setiap hari.
Setelah pasukan Maurizio Sarri sukses menyegel gelar juara Serie A 2019/20 dengan menyisakan dua pertandingan, mereka berpotensi kehilangan salah satu bintang andalan menjelang kembalinya Liga Champions musim ini.
Juventus akan menjamu wakil Ligue 1, Olympique Lyon pada 7 Agustus mendatang dan mereka harus membalikkan defisit 1-0 akibat kekalahan dalam leg pertama demi mencapai perempat-final turnamen di Portugal. Jika berhasil, mereka akan bertemu pemenang duel antara Manchester City dan Real Madrid.
Juventus tereliminasi di babak perempat-final Liga Champions dalam dua edisi terakhir, setelah mampu menembus final dalam dua edisi dari tiga tahun sebelumnya.
Bek kanan Danilo, yang bergabung dengan Juventus dari City pada awal musim ini, juga mengalami cedera saat menghadapi Sampdoria namun hasil pemeriksaan medis tidak menunjukkan masalah serius dan bisa kembali dalam waktu dekat.
Peran penting Dybala bagi Juventus semakin terasa belakangan ini, dengan direktur klub, Fabio Paratici mengungkapkan pihaknya optimistis bisa memperpanjang kontrak penyerang 26 tahun itu.
"Kami sering berbicara dengan rombongannya dan kami melangkah maju, terlepas dari semua kesulitan terkait dengan komitmen dan pergerakan karena pertandingan yang kami mainkan setiap tiga hari," kata Paratici kepada Sky Sport Italia. "Bahkan dalam periode ini, kami sering berbincang dan sudah bergerak maju [dalam pembahasan kontrak]."
Dybala mengemas 17 gol dan 14 assist di semua kompetisi musim ini, termasuk baru-baru ini ia sukses mencetak lima gol dalam lima pertandingan beruntun di Serie A.
Secara keseluruhan, ia mengoleksi 95 gol dalam lima musim di Juventus, setelah bergabung dari Palermo pada 2015 sebagai salah satu pemain muda paling menjanjikan.


