Masa depan Paulo Dybala di Juventus tampaknya semakin diragukan setelah Bianconeri dilaporkan menarik tawaran perpanjangan kontrak terbaru mereka.
Kontrak striker asal Argentina itu yang saat ini senilai €7,5 juta per tahun akan berakhir pada Juni 2022 dan Juventus sebelum ini telah menawarinya perpanjangan dengan kenaikan gaji mencapai €10 juta per tahun.
Dybala dan agennya menolak tawaran tersebut, meminta kontrak baru dengan penghasilan €15 juta per tahun. Namun kini, menurut Calciomercato, Juve telah menarik tawaran terbaru mereka.
Itu terjadi setelah pemain berusia 27 tahun tersebut melanggar aturan COVID-19 pekan lalu, dengan menghadiri pesta pribadi di rumah Weston McKennie bersama dengan rekan setim mereka, Arthur.
Juventus kemudian mendenda ketiga pemain tersebut dan Andrea Pirlo tidak menyertakan nama mereka ke dalam skuad yang menghadapi Torino ada akhir pekan kemarin.
Menurut laporan yang sama, Dybala bahkan berpeluang menghadapi konsekuensi yang lebih signifikan.
Bianconeri telah menarik tawaran perpanjangan kontrak mereka dan telah mengatakan kepada sang pemain bahwa ia dapat memperpanjang masa tinggalnya di Turin apabila bersedia menerima gaji yang sama dengan yang berlaku di kontraknya saat ini.
Hubungan antara Dybala dan Juventus tetap berada dalam ketegangan, dang sang pemain kemungkinan besar akan hengkang pada musim panas nanti, kecuali ia memilih bertahan selama satu musim lagi dan meninggalkan Allianz Stadium dengan status bebas transfer pada akhir kampanye 2021/22.
Dybala bergabung dengan Juventus dalam kesepakatan transfer €40 juta dari Palermo pada 2015 dan telah mencetak 95 gol dalam 243 pertandingannya di Serie A.


