Dusan Vlahovic menyambut kedatangan Angel di Maria dan Paul Pogba dengan tangan terbuka, dan menegaskan tidak merasa tertekan dengan kehadiran dua pemain anyar di sektor penyerangan Juventus.
Vlahovic didatangkan dari Fiorentina pada bursa transfer musim dingin lalu. Pemain berusia 22 tahun ini mencatatkan 21 penampilan di seluruh ajang kompetisi, dan menyumbangkan sembilan gol.
Kedatangan Di Maria dan Pogba membuat persaingan di barisan penyerangan makin sengit. Selain berfungsi gelandang serang, Pogba tak jarang menjadi targetman. Apalagi kedua pemain itu memiliki pengalaman lebih dibandingkan Vlahovic. Namun Vlahovic tidak merasa khawatir dengan kehadiran Di Maria dan Pogba.
“Kita semua tahu dia (Di Maria) pemain seperti apa, seorang juara dengan karir yang hebat. Dia mencetak banyak gol, membuat assists. Saya merasa senang bisa bekerja bersama dia, dan bermain bersama dia di tim. Saya ingin lebih baik dibandingkan musim lalu,” tutur Vlahovic dalam keterangannya kepada wartawan dikutip laman Corriere dello Sport.
“Dengan kedatangan Di Maria dan Pogba, tentu saja akan ada perubahan secara taktik. Walau saya belum tahu seperti apa, saya akan membuat diri saya dilirik pelatih, terlepas dari performa nanti.”
“Saya datang ke Juve pada Januari lalu. Saya ingin belajar, harus bersabar, bekerja keras. Saya tahu gol yang dinantikan pasti akan datang. Pada musim ini (2022/23), kami memulai babak baruu. Kami mempersiapkan diri sebaik mungkin. Kami ingin mendapatkan yang tidak kami peroleh di musim lalu.”
Selain Di Maria dan Pogba, Vlahovic juga harus bersaing dengan penyerang Juventus lainnya, Federico Chiesa. Pemain asal Serbia tersebut juga mengaku sudah tidak sabar bekerja sama dengan Chiesa lagi.
“Kami tidak sabar agar Chiesa kembali bersama lagi. Saya sudah bermain bersama dia di posisi itu (penyerang), dan saya tahu apa yang bisa dia lakukan. Dia juga mengalami peningkatan selama berada di Juventus. Dia pemain hebat, dan ingin berduet lagi dengan dia, serta meraih kemenangan bersama,” papar Vlahovic.


