Timnas Indonesia U-19 bertemu Hajduk Split dalam laga uji coba, di Stadium Sloga Mravince, Selasa (20/10) petang WIB. Melawan Hadjuk Split merupakan uji coba ke-11 skuad Garuda Muda selama di Kroasia.
Pada laga ini, Kelana Mahesa yang baru saja gabung timnas U-19 tampil sebagai pemain utama untuk berduet di lini tengah bersama Beckham Putra. Sementara Luah Mahesa, mengisi bangku cadangan.
Lima belas menit awal pertandingan, kedua tim silih berganti menghadirkan serangan. Beberapa peluang dari timnas U-19 sempat membahayakan area pertahanan Hajduk Split, seperti peluang Saddam Gaffar hingga Supriadi.
Menit ke-19 gol akhirnya tercipta melalui kerja sama satu-dua yang mulus dari duo sisi kanan timnas U-19, Bagas Kaffa dan Witan Sulaeman. Bagas yang maju ke depan membawa timnas U-19 unggul 1-0, dengan golnya tersebut.
Goal IndonesiaHajduk Split harus mengganti kiper mereka pada menit 27' karena cedera setelah berduel dengan Elkan Baggott. Kartu kuning ditarik wasit untuk Elkan, Karlo Covic kiper Hajduk Split pun akhirnya digantikan oleh, Ivan Brdar.
Pada menit ke-30, Brdar menerima ujian pertamanya yakni tendangan keras Saddam, yang masih bisa ia tepis dengan baik. Timnas U-19 terus memberi tekanan kepada Hajduk Split, dan nampak makin percaya diri selepas gol Bagas.
Babak pertama berakhir 1-0 untuk keunggulan timnas U-19. Secara keseluruhan, pertahanan yang solid dari timnas U-19 mampu membuat Hajduk Split cukup frustrasi. Sementara permainan Kelana belum begitu menonjol karena baru gabung.
Tak butuh waktu lama di babak kedua untuk timnas U-19 menambah keunggulan. Pada menit ke-48, Pratama Arhan sukses menjalankan tugasnya sebagai eksekutor penalti. Wasit menunjuk titik putih setelah Brdar melanggar Saddam
Penderitaan Hajduk Split bertambah setelah Domagoj Goreta diganjar kartu merah langsung usai sengaja menahan laju bola ke gawang dengan tangan, hasil tendangan Supriadi. Penalti kembali didapat, Beckham Putra sebagai algojo memaksimalkannya menjadi gol dengan tenang. 3-0 pada menit 53'.
Pergantian pemain secara masif dilakukan Shin Tae-yong pada menit ke-63, lima pemain sekaligus ditarik keluar. Pemain yang masuk di antaranya Bahril Fahreza, Jack Brown, David Maulana, Khairul Imam, hingga Luah Mahesa -- pemain Indonesia-Jerman yang juga adik kandung dari Kelana.
PSSILuah dengan ngotot melepaskan tendangan spekulasi dari luar kotak penalti, namun masih bisa ditepis oleh Brdar. Hingga menit ke-75, timnas U-19 melepaskan 19 tendangan ke gawang Hajduk Split, dengan tujuh mengarah ke gawang. Sementara Hajduk Split hanya sembilan, dengan lima tepat sasaran.
Lagi dan lagi timnas U-19 mampu menambah keunggulan. Kali ini umpan di antara yang dilepaskan oleh Khairul disambar oleh Jack Brown, yang kemudian dengan tenang mencungkilnya untuk memperdaya Brdar sehingga kedudukan menjadi 4-0 pada menit 78'.
Erlangga Setyo diberi kesempatan untuk tampil menjaga gawang dari Garuda Muda, menggantikan Ady Satrio yang tampil cukup baik. Bayu Fiqri juga turut dimainkan menggantikan Bagas, dan Komang Teguh menggantikan Rizky Ridho di jantung pertahanan.
Menit ke-90 lagi-lagi pemain Hajduk Split mendapat kartu merah. Kali ini Petar Vuko yang harus mandi lebih awal karena menerima kartu kuning kedua. Skor empat gol tanpa balas bertahan hingga laga selesai. Penampilan timnas U-19 terlihat tenang, percaya diri dan makin kompak di laga ini. Sementara pemain debutan, Kelana dan Luah, nampak masih butuh waktu untuk beradaptasi.
Susunan Pemain Timnas Indonesia U-19: Adi Satryo, Bagus Kaffa, Elkan Baggott, Rizky Ridho, Pratama Arhan; Witan Sulaeman, Kelana Mahesa, Beckham Putra, Supriadi; Irfan Jauhari, Saddam Gaffar.
PSSI



