PSSI sudah menetapkan bahwa kompetisi musim 2020 dihentikan dengan status keadaan kahar, karena pandemi virus corona. Keputusan itu ditetapkan pada akhir Januari lalu, melalui rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI.
Sebenarnya keputusan ini merupakan usulan dari mayoritas klub yang menilai bahwa melanjutkan musim 2020 sudah tidak relevan. Apalagi hingga Januari lalu izin kepolisian belum juga didapatkan oleh PSSI.
Menanggapi hal ini, pemain Borneo FC, Andika Kurniawan, mengapresiasi PSSI. Kini, mantan bek tengah Lampung Sakti itu berharap PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan PSSI dapat lebih fokus merancang pelaksanaan Liga 1 untuk musim baru.
"Tanggapan saya PSSI menghentikan kompetisi 2020 ini sangat bagus, agar kami bisa fokus mempersiapkan kompetisi 2021. Harapan saya untuk musim ini semoga kompetisi segera dimulai,” ujar Andika, dilansir dari laman resmi Borneo.
Borneo FCSementara itu, gelandang senior Pesut Etam, Sultan Samma, membeberkan keinginan dirinya supaya kompetisi segera dijalankan. Hingga kini, belum ada keputusan pasti kapan Liga Indonesia kembali dimulai, namun kabarnya setelah Idulfitri, atau Juni nanti.
“Saya lebih baik [dihentikan] karena sudah tidak cukup waktu untuk melanjutkan liga di tahun 2020 kemarin. Sebaiknya disegerakan saja liga yang baru karena sudah terlalu lama Indonesia kita tanpa liga,” ucap Sultan.
Sudah sepuluh bulan lebih sepakbola Indonesia vakum, hal tersebut memunculkan banyak kerugian untuk klub dan juga pemain. Selain masalah keuangan, kualitas dari pemain juga tidak terasah.
"Jika tak segera, akan banyak kerugian bagi pemain dan imbas ke pemain-pemain muda yang siap berlaga di ajang-ajang mereka," tukas Sultan, yang pernah membela Persiba Balikpapan itu.
LIB saat ini merencanakan untuk mendapat izin dari kepolisian terlebih dahulu. Mereka juga siap mendengarkan keinginan mayoritas klub Liga 1 untuk melaksanakan turnamen pramusim sebelum Bulan Juni.
Keberadaan turnamen dinilai penting sebagai wadah pemanasan untuk pemain karena sudah lama tidak merasakan atmosfer pertandingan. Selain itu, turnamen pramusim juga bisa jadi gladiresik bagaimana melaksanakan kegiatan sepakbola di tengah pandemi virus corona.
Borneo FC

