Penjaga gawang Bangladesh Anisur Rahman Zico menilai pertandingan persahabatan melawan timnas Indonesia di Stadion Si Jalak Harupat, Rabu (1/6) malam WIB, sebagai ujian bagi tembok terakhir Bengal Tigers.
Seperti halnya Indonesia, Bangladesh menjadikan laga uji coba ini sebagai persiapan menghadapi Grup E babak ketiga kualifikasi Piala Asia 2023. Bangladesh akan melawan Bahrain, Malaysia, dan Turkmenistan.
Zico mengatakan, ia bersama dua kiper lainnya, Ashraful Islam Rana dan Mohammed Nayeem, bakal mengeluarkan seluruh kemampuan, karena menilai duel melawan Indonesia akan sangat sulit. Zico berkaca dari posisi Bangladesh yang berada di bawah Indonesia di peringkat FIFA.
“Kami mempunyai empat pertandingan di depan mata, termasuk laga uji coba. Ketiga tim di grup kami sangat kuat. Duel melawan Indonesia juga akan menjadi tantangan tersendiri. Kiper mempunyai tanggung jawab tersendiri di sini,” ujar Zico dikutip laman Kaler Kantho.
“Melawan tim besar, kiper harus bermain lebih bagus lagi, begitu juga dengan sektor pertahanan yang mesti melakukan lebih baik. Jika kami bisa mengeluarkan kemampuan 100 persen, kami dapat bermain bagus melawan Indonesia.”
Sedangkan pelatih kiper Biplob Bhattacharjee meyakini ketiga penjaga gawang Bangladesh bisa memperlihatkan performa terbaik. Hasil positif atas Indonesia dapat menjadi modal berharga menghadapi ajang sesungguhnya.
“Dengan adanya tantangan ini, kami menciptakan sesi berbeda di tiap latihan agar kiper bisa tampil bagus. Saya yakin kiper kami akan memperlihatkan performa terbaik, dan memberikan kontribusi bagi tim,” kata Bhattacharjee.
Sementara pelatih Javier Cabrera fokus membenahi sektor pertahanan yang dianggap masih menjadi titik lemah selama menjalani latihan di Bandung. Hal itu diungkapkan bek Rahmat Mia.
“Pada dasarnya, latihan utama di sini difokuskan ke pertahanan. Sebab, kami akan menghadapi lawan yang tidak mudah, seperti Bahrain, Malaysia, dan Turkmenistan,” ungkap Rahmat dinukil laman Ittefaq.
“Di awal latihan, kami mengasah sektor pertahanan, bagaimana mematahkan serangan lawan, serta menyiapkan dan mengantisipasi set-pieces. Walau semua pemain serius menjalani latihan, tapi tidak terlalu intens.”
