Shayne Pattynama berpeluang menjalani debutnya bersama KAS Eupen saat menjamu KV Mechelen di Stadion am Kehrweg dalam lanjutan Jupiler Pro Liga Belgia 2023/24, Minggu (4/2) malam WIB.
Pattynama melanjutkan karirnya di Belgia setelah menandatangani kontrak selama 2,5 tahun dengan Eupen. Pemain berusia 25 tahun akan terikat kontrak hingga 30 Juni 2026.
Laman resmi klub menyebutkan Pattynama sudah bisa menjalani laga debutnya bersama tim pada akhir pekan ini. Pattynama pun dipastikan bentrok dengan kompatriotnya yang membela Mechelen, Sandy Walsh.
Pertemuan dua penggawa timnas Indonesia ini tentunya menarik, karena mereka bakal berhadapan langsung. Pattynama yang berposisikan fullback kiri kerap maju membantu serangan. Situasi ini membuat Pattynama akan mengeksploitasi sektor kanan pertahanan Mechelen yang ditempati Walsh.
Duel melawan Mechelen ini menjadi ajang pembuktian pertama Pattynama bila dirinya layak bermain di Belgia setelah mendapatkan musim mengesankan bersama klub Norwegia, Viking FK.
“Saya ingin mengambil langkah dalam karir saya bersama KAS Eupen. Setelah dua tahun yang baik bersama klub divisi satu Norwegia Viking FK Stavanger, saya sekarang ingin membuktikan diri di Jupiler Pro League,” tegas Pattynama dikutip akun Instagram resmi klub.
Eupen kini sedang berjuang menghindari degradasi, karena menduduki peringkat 13 klasemen sementara dengan 21 poin. Itu merupakan posisi teratas zona play-off degradasi. Eupen berselisih delapan poin dengan Mechelen yang berada di peringkat kesembilan.
Pelatih Florian Kohfeldt meminta penggawa Eupen memperlihatkan performa lebih baik dibandingkan ketika mereka dibekap Charleroi pada laga pertengahan pekan. Kekalahan itu membuat dua hasil positif sebelumnya seakan menjadi percuma.
“Kami tidak berhasil membawa energi ke dalam permainan kami [saat melawan Charleroi]. Namun saya optimis kami akan tampil lebih baik lagi saat melawan KV Mechelen,” cetus Kohfeldt.
“Meski sulit untuk membuat prediksi, menurut saya Mechelen, dengan pendekatannya yang lebih agresif, lebih cocok untuk kami dibandingkan Charleroi.”
“Mechelen mencoba menekan bola dengan sangat tinggi. Artinya, risiko kehilangan satu atau dua bola lebih besar, namun di sisi lain juga menciptakan ruang di belakangnya. Saya mengharapkan pertandingan yang jauh lebih dinamis pada hari Minggu, di mana kami berharap akan menemukan segalanya lebih mudah lagi.”




