Emad Mohammed - Irak U-20IFA

Duel Kontra Timnas Indonesia U-20 Bisa Jadi Penentu Nasib Irak

  • Irak menganggap laga pertama sangat penting
  • Mohammed ingin sukses sebagai pemain dan pelatih
  • Irak tak diperkuat enam pemain klub Eropa

APA YANG TERJADI? Pelatih Irak U-20 Emad Mohammed tidak ingin tim besutannya mendapatkan hasil negatif dalam pertandingan pertama Piala Asia U-20 melawan Indonesia di Stadion Lokomotiv, Tashkent, Rabu (1/3) malam WIB, karena menganggap persaingan di Grup A sangat ketat. Menurut Mohammed, hasil positif dari partai pertama akan menjadi modal yang bagus buat tim besutannya untuk menghadapi Suriah dan tuan rumah Uzbekistan.

APA YANG DIKATAKAN? Mohammed menganggap empat tim yang berada di Grup A mempunyai kualitas tidak jauh berbeda. “Grup kami sulit, dan tidak seperti yang dianggap banyak orang. Tapi kami sudah memiliki informasi yang lengkap tentang semua tim, dan Indonesia adalah salah satu tim yang berkembang,” kata Mohammed. “Pertandingan pertama adalah titik awal bagi semua tim di turnamen ini, jadi kami berusaha untuk meraih hasil yang positif.”

GAMBARAN BESAR: Seperti halnya kontestan lain, Irak pun membidik tiket ke Piala Dunia U-20. Mohammed juga ingin menoreh capaian pribadi yang sukses sebagai pemain maupun pelatihh. “Ambisi kami tentunya mencapai putaran final Piala Dunia, dan itu menjadi salah satu prioritas kami,” kata Mohammed. “Irak telah memenangkan kejuaraan lima kali, dan saya beruntung ketika menjadi pemain kami menjadi juara. Saya kali ini berharap memenangkannya sebagai pelatih.”

DALAM FOTO:

Irak U-20 28022023IFA

Irak U-20 28022023IFA

BAGAIMANA KONDISI IRAK U-20? Irak tidak diperkuat salah satu bintangnya, Zidan Iqbal, yang tidak diizinkan Manchester United. “Kami mempunyai lima hingga enam pemain di Eropa yang klubnya menolak untuk membebaskan mereka,” imbuh Mohammed. Saya berharap AFC akan mengubah sistemnya dalam aspek ini di masa depan dengan menggelar turnamen usia muda di kalender FIFA.”

Iklan
0