Fahrudin MustaficGoal

Duel Kontra Persib Bandung Jadi Laga Berkesan Eks Persija Jakarta

Meski hanya bermain selama satu musim, mantan penggawa timnas Singapura Fahrudin Mustafic masih mengingat sejumlah momen menarik kala ia memperkuat Persija Jakarta pada tahun 2010.

Ketika masih menjadi pemain, Mustafic selalu menginginkan atmosfer pertandingan yang tinggi. Hal itu ia dapatkan ketika Persija menghadapi Persib, baik di Jakarta maupun Bandung.

“Banyak pertandingan yang bagus. Tapi, bisa dibilang pertandingan yang paling mengesankan adalah saat melawan Persib. Itu merupakan pertandingan yang spesial, karena rivalitas antara Persija dan Persib sangat luar biasa. Saya selalu menginginkan pertandingan seperti itu,” tutur Mustafic melalui channel YouTube resmi Persija.

Namun Mustafic juga tidak bisa melupakan kenangan pahit ketika Persija menjamu Arema di Stadion Utama Gelora Bung Karno di laga terakhir Indonesia Super League (ISL) 2009/10.

Kala itu Arema yang dibesut Robert Rene Alberts sudah memastikan gelar juara, dan bersiap berpesta di Jakarta. Gelar tersebut menjadi sempurna, karena Singo Edan sukses memetik kemenangan 5-1.

“Mungkin hasil akhir bukan yang terbaik, tapi momen unik adalah saat melawan Arema di Jakarta. Saya kira yang hadir waktu itu mencapai 90 ribu orang. Itu atmosfer yang sukar dipercaya ketika melihat separuh stadion berwarna oranye, dan separuh lagi berwarna biru dan putih,” kenang Mustafic.

Pria berusia 39 tahun ini memberikan apresiasi kepada kelompok suporter Jakmania yang tetap menyambut dirinya dengan hangat ketika datang sebagai kapten Tampines dua tahun lalu di pertandingan Piala AFC.

“Jakmania telah memperlihatkan diri sebagai salah satu suporter terbaik di Indonesia. Dua tahun lalu saat saya membela Tampines Rovers, mereka menyambut saya dengan baik. Mereka selalu menunjukkan loyalitas kepada klub, dan menghargai pemain yang pernah membela klub,” ucap Mustafic.

Mustafic berharap Tampines dan Persija meraih sukses setelah pandemi virus Corona berakhir. Ia juga menginginkan The Stag bertemu Macan Kemayoran lagi di kompetisi Asia.

“Saya berharap kami bisa kembali ke lapangan, berlatih lagi. Tahun lalu kami menjuarai Piala Singapura, tapi sudah tujuh tahun kami tidak menjadi kampiun liga. Saya berharap kami juara musim ini. Tentu saja saya juga menginginkan Persija menjadi juara setelah dua tahun lalu mereka mendapatkannya,” imbuh Mustafic.

“Semoga kedua klub mendapatkan banyak gelar, dan mungkin tahun depan kita bisa bertemu lagi di Piala AFC. Sangat senang bisa merasakan atmosfer itu lagi, bertemu Jakmania di sana (Jakarta).”

SIMAK JUGA: BERITA LIGA 1!

Iklan
0