Givairo Read dan Ayase Ueda diperkirakan akan memainkan pertandingan terakhir mereka bersama Feyenoord saat menghadapi PEC Zwolle pada hari Minggu, demikian laporan Rijnmond. Kedua pemain andalan Feyenoord ini menjadi incaran utama klub-klub asing yang memiliki dana besar. Anis Hadj Moussa juga menjadi incaran utama klub-klub asing.
Feyenoord akan menutup musim pada hari Minggu dengan pertandingan tandang melawan PEC Zwolle, namun di balik layar, persiapan untuk bursa transfer mendatang sudah berjalan penuh. Terutama seputar Read dan Ueda, minat dari luar negeri semakin serius. Klub memperkirakan kedua pemain tersebut akan hengkang pada musim panas mendatang.
Read telah lama dianggap sebagai salah satu talenta terbesar Feyenoord. Bek kanan berusia 19 tahun ini masih terikat kontrak di De Kuip hingga pertengahan 2029, namun perkembangannya telah menarik perhatian klub-klub top Eropa. Di antaranya Bayern München dan Manchester City yang memantau situasinya dengan cermat.
Feyenoord hanya bersedia melepas Read jika ada tawaran minimal 30 juta euro. Klub asal Rotterdam ini melihat Read sebagai pemain dengan potensi besar dan ingin memaksimalkan keuntungan finansial dari situ.
Ueda juga tampaknya sedang menjalani minggu-minggu terakhirnya di Feyenoord. Penyerang Jepang yang akan berusia 28 tahun pada bulan Agustus ini masih memiliki kontrak selama dua musim dan diminati oleh klub-klub Liga Premier. Everton dan Brighton disebut-sebut sebagai klub yang memantau situasinya dengan cermat.
Harga yang diminta untuk Ueda diperkirakan sekitar setengah dari jumlah yang diminta Feyenoord untuk Read. Penyerang ini menjalani musim yang sangat gemilang di Rotterdam, di mana ia menjadi pencetak gol terbanyak di VriendenLoterij Eredivisie dengan 25 gol. Secara keseluruhan, Feyenoord berharap mendapatkan 45 juta euro dari penjualan Read dan Ueda.
Selain Read dan Ueda, Hadj Moussa juga berpotensi pindah klub musim panas ini. Pemain sayap asal Aljazair ini sudah lama menjadi incaran Benfica, sementara Lille juga dilaporkan telah menunjukkan minat serius. Bagi Hadj Moussa, pindah ke Prancis Utara akan menjadi hal yang sangat istimewa, mengingat ia tumbuh besar di sekitar wilayah Lille.
Namun, Feyenoord tidak berencana membiarkan Hadj Moussa pergi begitu saja. Penyerang sayap ini masih terikat kontrak hingga pertengahan 2030 dan menurut klub, ia memiliki nilai pasar yang tinggi.


