Arema FC - Persikabo 1973 19032023Arema FC

Dua Gol 'Injury Time' Hentikan Kemarau Kemenangan Arema FC

  • Arema sempat tertinggal terlebih dahulu
  • Dua gol dicetak menjelang laga usai
  • Persikabo gagal melanjutkan hasil positif

APA YANG TERJADI?

Arema FC berhasil menghentikan kemarau kemenangan setelah mengalahkan Persikabo 1973 dengan skor 3-1 di Stadion PTIK Jakarta, Minggu (19/3) sore WIB, pada mathday ke-31 Liga 1 2022/23.

Singo Edan sebetulnya mengawali pertandingan dengan baik dalam laga ini, dan sempat menguasai permaian. Namun mereka justru tertinggal terlebih dahulu ketika Dimas Drajad menaklukkan Adilson Maringa enam menit menjelang babak pertama berakhir.

Tertinggal satu gol membuat Arema menaikkan irama permainan. Mereka akhirnya mampu menyamakan kedudukan melalui Dedik Setiawan yang menuntaskan umpan Muhammad Rafli di menit ke-71.

Arema membalikkan keadaan setelah Rizky Dwi Febrianto menyelesaikan tugasnya sebagai eksekutor penalti pada menit ke-90. Gian Zola pun memastikan Arema memetik kemenangan 3-1 beberapa saat sebelum wasit meniupkan peluit panjang.

GAMBARAN BESAR

Hasil ini membuat Arema menghentikan kemarau kemenangan di empat laga sebelumnya. Tambahan tiga angka mengangkat posisi Arema ke peringkat sepuluh klasemen sementara usai mengumpulkan 37 poin.

Sebaliknya, kekalahan membuat posisi Persikabo turun satu tangga ke peringkat 12, karena tertinggal dua poin dari Arema.

SELANJUTNYA BUAT AREMA DAN PERSIKABO

Upaya Arema untuk melanjutkan torehan positif ini kembali menemui ujian, karena harus menghadapi peringkat empat klasemen sementara Borneo FC di Stadion PTIK, Jumat (24/3). Sedangkan Persikabo menantang Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Joko Samudro keesokan harinya.

SUSUNAN PEMAIN

Arema: Adilson Maringa; Rizky Dwi, Sergio Silva, Bagas Adi, Johan Farizi, Renshi Yamaguchi, Evan Dimas, Jayus Hariono, Dendi Santoso, Ilham Udin, Abel Camara.

Persikabo: Syahrul Trisna; Lucao, Komarudin, Didik Wahyu, Andy Setyo, Manahati Lestusen, Lucky Octavianto, Roni Sugeng, Bruno Dybal, Pedro Henrique, Dimas Drajad.

Iklan
0