Ulah suporter kembali membuat klub harus menerima getahnya. Komite disiplin (Komdis) PSSI hari ini merilis sanksi denda kepada tiga klub akibat aksi pelemparan gelas dan botol plastik air mineral.
Dalam sidangnya, Jumat (2/9), Komdis menjatuhkan denda sebesar Rp50 juta kepada Persebaya Surabaya, karena suporternya yang berada di tribune barat bagian utara melempar dua gelas plastik air mineral kala dijamu PSS Sleman pada 27 Agustus lalu.
Denda serupa juga diterima PSS dalam pertandingan yang sama. Suporter PSS yang berada di tribune timur sisi Selatan melempar dua gelas plastik air mineral.
“Kami tentu sangat menyayangkan kejadian ini terjadi kembali. Sebelumnya kami sudah bilang [kalau] hal seperti ini terulang, akan merugikan tim lawan serta PSS sendiri,” ujar manajer tim PSS Dewanto Rahadmoyo dilansir laman resmi klub.
“Ini sudah yang kedua kali terjadi. Jika terjadi ketiga kali, Komdis PSSI akan memberikan hukuman yang lebih berat dan berbeda untuk PSS ke depannya. Kami mengajak seluruh suporter PSS untuk mematuhi segala peraturan di stadion.”
Aksi pelemparan yang dilakukan suporter juga dirasakan Persita Tangerang. Komdis menjatuhkan denda sebesar Rp50 juta, karena suporter melempar satu botol air mineral kala dijamu Bhayangkara FC pada 28 Agustus.
Sementara bek Barito Putera Yuswanto Aditya mendapat hukuman tambahan larangan bermain di dua pertandingan, dan denda Rp10 juta, karena melakukan tekel keras kepada pemain RANS Nusantara yang berujung kartu merah langsung pada 29 Agustus.
PSIS Semarang juga harus menerima sanksi denda Rp50 juta karena lima pemain mereka diganjar kartu kuning kala dijamu Dewa United pada 29 Agustus.
Sedangkan Matheus Pato hanya mendapat teguran keras karena melampiaskan kekesalan dengan menendang kemasan minuman di sisi lapangan saat Borneo FC menjamu Persis Solo pada 28 Agustus.
