Pelatih Singapura Tatsuma Yoshida menyampaikan ucapan terima kasih kepada suporter yang telah memberikan dukungan penuh ketika mengimbangi timnas Indonesia di pertandingan leg pertama semi-final Piala AFF 2020, Rabu (22/12) malam WIB.
Skuad Singapura sempat mendapat cemoohan dari fans mereka ketika dikalahkan Thailand 2-0 pada pertandingan terakhir Grup A, karena menganggap performa Hariss Harun dan kawan-kawan tidak meyakinkan.
Namun ketika menghadapi Indonesia di semi-final, ribuan fans Singapura memberikan dukungan penuh secara langsung di stadion. Bahkan kelompok suporter tim nasional, SingaBrigade, juga kembali ke tribune.
Sebelumnya, SingaBrigade memutuskan untuk tidak memberikan dukungan secara langsung di stadion sebagai bentuk boikot terhadap harga tiket dan pelarangan drum masuk ke dalam stadion.
Hal itu terlihat dalam pertandingan sepanjang penyisihan grup, sehingga suasana stadion tidak terlalu bergemuruh. Salah satu alasan penolakan drum masuk ke dalam stadion disebabkan berpotensi membawa virus COVID-19.
Namun kebijakan itu melunak di laga semi-final. Laman The Straits Times mewartakan, SingaBrigade kembali ke tribune bersama 9.952 penonton lainnya sambil membawa drum untuk memberikan dukungan kepada The Lions. Suasana pun lebih hingar bingar dibandingkan di penyisihan grup.
Singapura sempat tertinggal terlebih dulu melalui gol Witan Sulaeman pada menit ke-28. Namun Singapura berhasil bangkit untuk menyamakan kedudukan lewat gol Ikhsan Fandi pada menit ke-70.
“Hari ini (Rabu malam) banyak fans yang datang, dan itu membuat pemain menjadi lebih termotivasi. Jadi saya ingin menyampaikan ucapan terima kasih kepada fans Singapura,” ujar Yoshida dalam keterangannya kepada wartawan secara virtual.
Keberhasilan bermain imbang ini membuat Singapura dan Indonesia mempunyai peluang yang sama untuk merebut tiket ke final. Mereka kembali saling berhadapan pada pertandnga leg kedua di Stadion National, Sabtu (25/12).
Hasil tersebut membuat pertandingan seperti dimulai dari nol lagi, karena semi-final Piala AFF tidak menerapkan sistem gol tandang. Yoshida memastikan anak asuhnya bakal bermain maksimal.
“Hasil ini memang tidak bagus, tapi tak terlalu buruk buat kami. Pemain tidak menyerah, dan bisa menyamakan kedudukan. Saya selalu percaya dengan tim, dan Indonesia mempunyai pemain dengan kualitas bagus dari perkiraan sebelumnya,” ucap Yoshida.
