Pelatih PSIS Semarang Dragan Djukanovic menyiapkan program latihan untuk meningkatkan kebugaran pemain mengantisipasi jadwal padat di lanjutan Liga 1 2020 yang dimulai pada awal Oktober.
Operator PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebelumnya telah memutuskan laga perdana lanjutan kompetisi sepakbola kasta tertinggi di tanah air ini dimulai pada 1 Oktober, dan dijadwalkan berakhir 28 Februari tahun depan.
Di rentang waktu itu juga akan ada agenda pertandingan timnas Indonesia. Skuad Garuda dijadwalkan melakoni tiga laga sisa kualifikasi Piala Dunia 2022 pada Oktober dan November. Kemudian mereka bertarung di Piala AFF hingga akhir tahun.
Jadwal tersebut membuat agenda pertandingan dipastikan bakal sangat padat, mengingat 35 laga tersisa yang dijalani masing-masing klub harus dituntaskan dalam waktu lima bulan.
Djukanovic mengatakan, ia belum bisa menentukan program latihan, karena menunggu jadwal lengkap pertandingan. Namun Djukanovic terlebih dulu memantau kondisi fisik pemain ketika mereka mengawali latihan.
“Saya pikir kompetisi akan lebih ketat, dan jadwal yang padat. Seperti Eropa sekarang ini, klub bisa bermain dua kali dalam sepekan,” cetus Djukanovic diwartakan laman Suara Merdeka.
Goal Indonesia“Kemudian ada jadwal timnas yang juga penting. Tapi jangan sampai kontra produktif. Ini sangat buruk bagi tim. Seharusnya saat ini semuanya sudah jelas tentang jadwal kompetisi, sehingga klub bisa melihat, dan memberi masukan pada jadwal baru.”
Djukanovic juga berencana menggenjot pemain muda agar mereka siap tampil di Liga 1. Tenaga mereka dibutuhkan, karena tim bakal melakukan rotasi agar penggawa reguler tidak mengalami kelelahan.
“Ini butuh kesiapan yang bagus, rotasi pemain yang tepat. Karena itu, pemain muda kami harus lebih agresif, dan bisa berperan lebih baik lagi. Kami beruntung punya pemain muda yang bagus,” ucap Djukanovic.
Sejumlah pemain muda PSIS dinilai memiliki potensi bagus. Hal itu berkaca dari pemanggilan mengikuti pemusatan latihan (TC) timnas U-19 untuk putaran final Piala Asia U-19 di Uzbekistan pada Oktober, seperti Alfeandra Dewangga Santosa, Kartika Vedhayanto, dan Pratama Arhan.
“Perkembangan mereka sangat bagus. Bisa menyesuaikan dengan pemain yang lebih senior dan berpengalaman. Semoga saja, latihan bersama timnas bisa memberi kemajuan bagi PSIS ke depan. Dengan latihan yang berkualitas, mereka jauh lebih berkembang,” imbuh pelatih asal Montenegro tersebut.
SIMAK JUGA: BERITA LIGA 1!
