Youssoufa Moukoko telah terbukti produktif bersama skuad muda Borussia Dortmund, dan pelatih, Lucien Favre mengungkapkan keinginannya untuk mempromomosikan striker 15 tahun itu ke tim utama.
Moukoko terpilih masuk ke skuad Jerman U-19 pekan lalu, yang menandai kiprahnya kembali ke pentas internasional setelah sempat mencuat di level U-16 ketika usianya masih 12 tahun.
Sang youngster, yang baru berusia 15 tahun pada November lalu, memiliki koleksi 50 gol dan sembilan assist dalam 28 penampilan bersama Dortmund, yang finis sebagai runner-up di Bundesliga U-17 musim lalu dan mampu menjaga konsistensi permainannya bersama skuad U-19.
Ia telah mengemas 31 gol dalam 18 pertandingan sejauh ini, serta juga mencetak empat gol dalam tujuh laga di UEFA Youth League, kompetisi yang mencatat namanya sebagai pencetak gol termuda dalam sejarah.
Menjelang duel antara Dortmund dan Freiburg di Bundesliga, Sabtu (29/2), Favre mengungkapkan harapannya untuk bisa melibatkan Moukoko ke tim utama sebelum musim 2019/20 ini berakhir.
"Kami punya rencana dengannya, tapi saya tidak bisa mengatakan secara pasti kapan ia akan bersama kami," kata Favre. "Mungkin pada Maret, tapi kami masih harus menunggu beberapa hal."
Eks gelandang Liverpool, Nuri Sahin menjadi pemain termuda Dortmund dengan usia 16 tahun, 11 bulan dan satu hari saat melakoni debut bersama tim utama pada Agustus 2005.
Jika Moukoko benar-benar dipromosikan, maka Dortmund akan mengurangi usia rata-rata barisan depan tim yang sudah dihuni banyak pemain muda.
Erling Haaland dan Jadon Sancho, keduanya berusia 19 tahun, sudah menjadi pilihan utama Dortmund dan sama-sama mencuri perhatian di Liga Champions. Sementara beberapa bulan terakhir, pemain 17 tahun, Gio Reyna juga dipromosikan ke tim utama oleh Favre.


