Belum ada kepastian mengenai masa depan Gianluigi Donnarumma di AC Milan dengan klub sejauh ini enggan memenuhi tuntutan kenaikan gaji dari sang pemain dan agennya.
Kiper berusia 22 tahun itu, melalui agennya, Mino Raiola, meminta kontrak baru dengan gaji sebesar €10 juta per tahun, sementara Rossoneri hanya sanggup menaikkan hingga €8 juta per tahun.
Itu berarti jika bertahan maka Donnarumma akan mendapat kenaikan gaji signifikan dari yang diterimanya saat ini sebesar €6 juta per tahun.
Posisi Milan sendiri cukup pelik karena kontrak penjaga gawang internasional Italia itu akan habis setelah musim 2020/21 ini berakhir dan berisiko kehilangan sang pemain secara bebas transfer.
Corriere dello Sport melaporkan Milan enggan memenuhi tuntutan gaji tersebut, tapi di sisi lain ada Juventus yang siap menyanggupi nominalnya dan merekrutnya tanpa biaya pada musim panas ini seperti yang dikatakan Raiola.
Donnarumma sendiri memiliki keinginan untuk bermain di Liga Champions musim depan. Milan berpeluang untuk mewujudkannya dengan finis empat besar musim ini, tapi tetap tidak bersedia menaikkan gajinya.
Minggu (2/5) kemarin, Donnarumma mengatakan kepada ultras Milan bahwa dirinya belum mencapai kesepakatan apa pun dengan Juventus dan menegaskan ingin bertahan di Milan.
Menurut sejumlah laporan yang beredar, tifosi garis keras Milan mendesaknya untuk segera menerima tawaran kontrak baru dari klub agar menghindari konflik kepentingan saat Milan bertemu dengan Juventus di Serie A pekan depan.
Milan telah memutuskan untuk menunda proses negosiasi perpanjangan kontrak Donnarumma hingga akhir musim ini.


