Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
Cincinnati Open 2026 - Day 5Getty Images Sport

Diterjemahkan oleh

Djokovic memilih momen terpenting dalam kariernya dan menentukan waktu pensiunnya

Petenis Serbia Novak Djokovic bersiap mengungkap sisi berbeda dari perjalanan kariernya melalui film dokumenter "Wolf in Winter", yang dijadwalkan tayang perdana Kamis mendatang lewat platform "Prime Video", dalam sebuah karya yang menampilkan momen-momen paling menonjol dari sang legenda tenis, mulai dari 24 gelarnya di empat turnamen besar hingga penobatannya dengan medali emas Olimpiade di Paris 2024.

Dalam wawancara dengan surat kabar "Sport", Djokovic mengungkap rahasia di balik pemilihan judul film tersebut, menjelaskan bahwa judul itu mencerminkan kemampuannya menghadapi situasi tersulit dan mencari kekuatan dari dalam diri saat semua keadaan tampak melawannya. Ia mengatakan bahwa manusia menemukan pada momen-momen itu "kekuatan batin dan kepercayaan diri yang memungkinkannya melewati saat-saat tersulit".

Bintang Serbia itu mengenang kembali salah satu momen paling penting dalam kariernya, ketika ia mengalahkan petenis Spanyol Carlos Alcaraz di final cabang tenis Olimpiade Paris 2024, menegaskan bahwa kemenangan itu merupakan momen luar biasa dalam hidupnya, tidak hanya karena nilai olahraganya, tetapi juga karena perasaan pribadi dan kekeluargaan yang menyertainya.

Djokovic mengatakan bahwa keikutsertaannya di Paris "mungkin merupakan momen terpenting dalam hidup dan karier olahraganya", seraya menyebutkan bahwa kehadiran istri dan anak-anaknya di sisinya serta merayakan pencapaian itu bersama mereka, sebelum kembali ke Serbia dengan membawa bendera nasional di pundaknya, membuat pengalaman itu semakin tertanam dalam ingatannya.

Namun, pembicaraan Djokovic tentang kenangan-kenangan itu juga membawa isyarat jelas tentang fase terakhir kariernya, setelah ia mengungkap keinginannya untuk terus bertanding hingga Olimpiade di Los Angeles pada 2028, sembari mengisyaratkan kemungkinan turnamen Amerika itu menjadi persinggahan terakhirnya di lapangan tenis.

Petenis Serbia itu menjelaskan bahwa dalam beberapa tahun terakhir ia telah berbicara lebih dari sekali tentang keinginannya tampil di Olimpiade Los Angeles, menegaskan keyakinannya akan kemampuannya untuk mencapai momen tersebut, tetapi ia membiarkan pintu terbuka bagi segala kemungkinan, mengingat usianya yang terus bertambah dan berubahnya program kompetitifnya dibandingkan keadaannya selama dua dekade terakhir.

Djokovic mengatakan bahwa ia tidak lagi mengikuti jumlah turnamen yang sama seperti yang ia jalani sepanjang kariernya, menjelaskan bahwa perubahan ini memberinya peluang lebih besar untuk menghabiskan waktu bersama keluarganya, seiring upayanya mencapai keseimbangan antara ambisi olahraga dan kehidupannya di luar lapangan.

Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google