Bek Arema FC Hamka Hamzah, berencana melaporkan sejumlah pemilik akun media sosial ke kepolisian. Hal ini setelah ia dituduh terlibat match-fixing ketika membela timnas Indonesia kontra Malaysia pada leg pertama final Piala AFF 2010.
Saat itu, timnas Indonesia takluk dengan skor telak tiga gol tanpa balas. Kekalahan tersebut memupus harapan skuat Merah Putih untuk merengkuh gelar juara Piala AFF, setelah di leg kedua hanya menang 2-1.
Hamka menegaskan tuduhan yang ditunjukkan kepadanya tidak benar. Maka dari itu, ia ingin melaporkan para pemilik akun tersebut karena sudah mencemarkan nama baiknya di mata publik.
"Apabila tidak ada bukti siap-siap saja sampai harta habis pun saya siap [cari]. Masyarakat kita ini hanya melihat judul [berita], jarang membaca sampai habis," kata Hamka.
"Kalau tidak ada bukti, saya akan cari kalian yang akun gembok, saya sudah capture yang sangat parah dalam berkomentar. Saya siapkan habis harta untuk mencari kalian, aparat ada di mana-mana," tambahnya.
Lebih lanjut, mantan pilar Sriwijaya FC menyatakan siap bekerja sama dengan pihak kepolisian dan PSSI untuk membongkar isu match-fixing tersebut. Ini merupakan bukti kalau dirinya memang tidak bersalah.
"Saya siap membantu satgas yang dibentuk dan PSSI. Biar semua ini selesai," ujar pesepakbola berusia 34 tahun tersebut.
Goal Indonesia

