Presiden Barcelona Joan Laporta memberikan respons terhadap informasi yang dirilis program SER 'Qué t'hi jugues' terkait dugaan adanya indikasi penyuapan terhadap wasit.
Progam ini secara detail membeberkan Barcelona telah membayar sebesar €1,4 juta kepada perusahaan yang dimiliki mantan mantan wakil presiden komite teknis untuk wasit, Enriquez Negreira, selama periode 2016 hingga 2018.
Laporta menyatakan, tudingan itu dilakukan pihak yang ingin menjatuhkan Barcelona. Apalagi mereka kini sedang memuncaki klasemen sementara La Liga, serta sedang memburu trofi di ajang piala, baik domestik maupun Eropa.
“Cules, bukan sebuah kebetulan kalau informasi ini dimunculkan sekarang,” ujar Laporta dikutip laman Mundo Deportivo.
“FC Barcelona di masa lalu telah mengontrak jasa konsultan eksternal untuk mendapatkan laporan terkait pemain dari kategori divisi bawah Spanyol, dan meminta nasihat arbitrase. Ini merupakan layanan yang juga dilakukan klub Spanyol lainnya.”
“Kabar tersebut mengejutkan, dan bukan kebetulan Keluar sekarang. Setiap interpretasi tendensius yang menyindir masalah seperti ini tidak akan mendapat tanggapan proporsional dari klub. Kami akan membela kehormatan dan kepentingan FC Barcelona.”
Sementara melalui laman resmi klub, manajemen Barcelona juga sudah mengeluarkan pernyataan yang tidak jauh berbeda dari sang presiden. Manajemen menegaskan, mereka akan mengambil langkah hukum, karena telah mencoreng nama baik klub.
“FC Barcelona sangat menyayangkan, karena informasi ini dirilis tepat pada saat tim mencapai performa terbaiknya musim ini,” demikian pernyataan manajemen.
“FC Barcelona akan mengambil tindakan hukum terhadap mereka yang mencoba menodai citra klub dengan melakukan sindiran terhadap reputasi nama baik yang disebabkan rilis informasi tersebut.”
Barcelona saat ini memuncaki klasemen sementara setelah mengoleksi nilai 56, dan unggul 11 poin dari Real Madrid yang berada di peringkat kedua. Barcelona juga masih bertarung di play-off Liga Europa setelah tersingkir dari Liga Champions.
.jpg?auto=webp&format=pjpg&width=3840&quality=60)

