Moussa Dembele Al-Ettifaq 2023-24Getty Images

Dituding Mata Duitan, Moussa Dembele: Semua Orang Cari Uang Lebih Besar

Mantan penyerang Lyon dan Fulham Moussa Dembele tidak memungkiri kepindahannya ke klub Arab Saudi Al-Ettifaq disebabkan faktor finansial, dan itu dianggap sebagai hal wajar.

Sejumlah pemain yang sebelumnya merumput di Eropa, dan memilih hijrah ke Arab Saudi mendapat kritikan pedas, serta dituding sebagai pesepakbola mata duitan, karena hanya mengejar uang dalam jumlah besar.

Dembele merasa heran dengan tudiangan tersebut. Menurut Dembel, situasi seperti ini terjadi di dunia profesional manapun di jagat ini, tidak hanya berlaku di sepakbola.

Pemain berusia 27 tahun ini menambahkan, memiliki uang dalam jumlah banyak tidak hanya ditujukan kepada dirinya sendiri, tapi bisa membantu orang lain yang sedang membutuhkan.

“Semua profesional berorientasi pada tujuan mendapatkan lebih banyak uang. Itu bagian dari pengembangan profesional. Dapatkan lebih banyak uang. dan berkembang. Akan selalu ada yang memberi pelajaran,” cetus Dembele dalam wawancaranya dengan Foot Mercato.

“Bahkan Anda para jurnalis pun berpindah saluran untuk menghasilkan lebih banyak uang. Misalnya, ada yang keluar dari Canal+ untuk bergabung dengan beIN Sports, dan mendapatkan lebih banyak uang. Tidak ada yang berbeda dengan pesepakbola.”

“Semakin banyak penghasilan saya, semakin banyak saya memberi. Ada sebuah desa di tempat orang tua saya di Mali di mana saya berencana mengembangkan banyak hal untuk mensejahterakan masyarakat di sana agar lebih menyenangkan.”

Mengenai ketertarikannya bermain di Arab Saudi, Dembele mengungkapkan, ia ingin mencari tantangan baru. Apalagi Al-Ettifaq juga ditangani pelatih seperti Steven Gerrard yang menjanjikan tempat untuk dirinya di tim. Al-Ettifaq juga memperlihatkan keseriusan untuk memboyongnya.

“Saya bergabung karena ada peluang, dan klub sangat menginginkan saya. Ini adalah proyek yang sangat menarik, dan saya ingin menjadi bagiannya,” tegas pemain asal Mali itu.

“Saya berbicara dengannya (Gerrard) melalui telepon, dan dia menjelaskan kepada saya bahwa saya adalah pilihan nomor satu dalam serangan. Kami berbicara tentang taktik, dan bagaimana dia ingin bermain.”

“Hubungan kami sangat baik. Dia seorang legenda sepakbola, dan dia tahu apa yang dia inginkan. Dia punya budaya menang, dan melampaui diri sendiri yang mengingatkan saya pada apa yang saya ketahui di Inggris saat masih di Fulham, lalu di Celtic dan Atletico Madrid bersama Diego Simeone.”

Iklan
0