Kuwait national football teamGetty

Dituding Indisipliner, Kuwait Coret Satu Pemain

Manajemen tim nasional Kuwait memutuskan untuk mencoret salah satu penggawa pertahanan, Sultan Al Enezi, karena dianggap melakukan tindakan indisipliner dengan tidak menghadiri pemusatan latihan (TC).

Al Enezi merupakan satu dari 26 pemain yang dipilih pelatih Vitezslav Lavicka untuk bergabung ke tim nasional sebagai persiapan menghadapi rangkaian pertandingan Grup A babak ketiga kualifikasi Piala Asia 2023 melawan Indonesia, Yordania, dan Nepal.

Namun hingga tim bertolak ke Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), Al Enezi tidak menampakkan diri. Akibatnya, manajemen tim nasional menyerahkan permasalahan itu kepada federasi sepakbola Kuwait (KFA). Sebagai gantinya, manajemen memanggil gelandang Kazma SC, Abdullah Al Fahd.

Manajer Kuwait, Jamal Al-Otaibi, mengutarakan, Al Enezi dicoret, karena dianggap gagal memenuhi pemanggilan bergabung ke tim nasional. Al-Otaibi telah memberikan laporan kepada komite disiplin (Komdis) KFA agar mengambil tindakan terhadap pemain klub Al Arabi tersebut.

Di lain kubu, presiden Al Arabi, Ali Mandani, menampik tudingan manajemen tim nasional. Menurut Mandani, Al Enezi telah menyampaikan permintaan maaf tidak bisa bergabung ke tim nasional, karena sedang memulihkan cedera.

“Sultan Al Enezi mempunyai surat keterangan yang menyatakan dia sedang cedera. Kami tidak akan menerima keputusan apapun yang akan diberikan dia dari manajemen tim nasional,” cetus Mandani dikutip laman Al Rai.

Agenda TC Kuwait memang berbenturan dengan jadwal pertandingan yang dilakoni Al Arabi di Grup B Piala AFC. Al Enezi sempat dimainkan melawan wakil Palestina, Shabab Al Khalil, pada 21 Mei.

Namun selang enam hari kmeudian, Al Enezi absen di laga penentuan untuk memperebutkan tiket ke babak berikutnya melawan klub Oman, Dhofar Club. Al Arabi akhirnya lolos dari fase grup setelah memuncaki klasemen akhir.

Manajer tim Ahmed Al-Najjar meminta Al Enezi agar tidak terpengaruh dengan ancaman yang diberikan manajemen tim nasional. Al-Najjar menyatakan, ia telah bertanya kepada seluruh elemen tim mengenai kondisi Al Enezi sesungguhnya.

“Saya sudah bertanya ke tim dokter yang mengeluarkan surat pernyataan, saya juga bertanya kepada pelatih kenapa dia tidak dimainkan ketika Al Arabi melawan Dhofar. Padahal itu laga yang penting. Ini adalah tuduhan yang asal-asalan,” cetus Al-Najjar.

Iklan
0