Asnawi Mangkualam Bahar - Ansan GreenersAnsan Greeners

Ditonton Shin Tae-Yong, Asnawi Mangkualam Bahar Ingin Masuk Timnas Indonesia Dengan Kesan Positif

Fullback timnas Indonesia Asnawi Mangkualam Bahar bertekad ingin mempertahankan performanya, sehingga jika dirinya dipanggil memperkuat skuad Garuda bisa membawa kesan positif.

Asnawi dalam beberapa laga terakhir mendapatkan kesempatan tampil sebagai starter setelah sebelumnya lebih sering dimasukkan dari bangku cadangan. Ketika mengalahkan Gimpo Citizen 3-1, Sabtu (23/7) malam WIB, Asnawi mencetak gol perdananya di K League 2.

Gol ini menjadi istimewa bagi Asnawi. Selain diciptakan saat disaksikan banyak fans Indonesia di Stadion Ansan-Wa, Asnawi mencetak gol itu di hadapan pelatih timnas senior Shin Tae-yong yang sedang mudik ke Korea Selatan. Di samping ingin menyaksikan performa Asnawi, Tae-yong juga mau melihat penampilan putra keduanya, Shin Jae-hyeok.

Asnawi kerap mendapat tepuk tangan ketika melakukan tekel bersih di babak pertama, kala menggiring bola secara cepat di awal paruh kedua, serta akhirnya menjebol gawang lawan menjelang laga usai. Tae-yong pun menghampiri Asnawi selepas laga.

“Walau cuaca sedang tidak bagus, fans Indonesia tetap datang ke stadion, dan itu memberikan suntikan motivasi kepada kami. Saya ucapkan terima kasih. Fans Indonesia yang memenuhi tribune memberikan bantuan yang sangat besar,” ujar Asnawi dikutip laman Best Eleven.

Asnawi Mangkualam Bahar - Ansan GreenersGOAL Indonesia

“Pelatih Shin Tae-yong juga datang, dan memberikan dukungan kepada saya. Dia mengucapkan selamat setelah pertandingan. Saya ingin masuk ke tim nasional dengan membawa kesan positif.”

“Hari ini (tadi malam) kami menang 3-1, jadi saya merasa senang. Saya ingin membantu tim, menjadi pemain yang terus berkembang dengan bekerja keras. Saya ingin membantu tim menaikkan atmosfer dan meraih hasil bagus.”

Dalam kesempatan yang sama, Asnawi mengungkapkan penyebab dirinya tidak mendapatkan banyak kesempatan bermain di bawah asuhan Cho Min-kook. Asnawi baru memperoleh menit bermain mumpuni ketika Ansan diambil alih karteker pelatih Lim Jong-heon.

“Di awal musim sangat sulit, karena cuaca dingin sekali. Selain itu saya beradaptasi menjadi pemain sayap dibandingkan posisi sesungguhnya (fullback). Pelatih Lim Jong-heon juga menaruh kepercayaan kepada saya. Saya berusaha membalas kepercayaan dia,” beber Asnawi.

“Saya lebih suka bermain sebagai fullback, karena saya bisa bergerak untuk mencari ruang. Tapi saya pikir sebagai pemain profesional, saya harus siap bermain di posisi mana pun.”

“Bermain sebagai winger memang membuat canggung, dan cukup sulit. Tapi demi menjadi pemain yang lebih baik, saya harus tetap bermain bagus, baik sebagai sayap maupun fullback.”

Iklan
0