Pelatih Persija Jakarta Angelo Alessio, mengaku kecewa dengan hasil imbang melawan Persela Lamongan. Laga tersebut berakhir dengan skor 1-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Sabtu (15/1).
Dalam pertandingan tersebut Persija lebih dulu tertinggal dari Persela lewat gol yang dicetak Malik Risaldi, di menit ke-59. Macan Kemayoran baru bisa menyamakan kedudukan melalui Marco Motta, sembilan menit jelang laga tuntas.
Kegagalan meraih kemenangan tersebut merupakan yang kedua didapatkan Persija secara beruntun. Pada pertandingan sebelumnya klub asal ibu kota itu dikalahkan Persipura dengan skor 2-1.
Akibatnya, desakan dari supaya Alessio dicopot dari jabatannya kembali mencuat. Mengingat, sepanjang musim ini Persija menunjukkan performa yang tidak konsisten.
"Pertandingan seperti ini harusnya kami bisa menang dan itu yang harusnya ada dalam setiap pemikiran pemain, tapi hari ini kami tidak mampu memaksimalkan keadaan dan hanya mendapat satu poin," kata Alessio.
"Kami akan fokus ke depannya, ini tanggung jawab saya untuk mencari komposisi terbaik, solusi terbaik dari pemain-pemain yang baru masuk di putaran kedua," Alessio menambahkan.
Selain itu, Alessio menegaskan bakal berupaya keras membawa Persija kembali ke jalur kemenangan. Ia akan memperbaiki segala kekurangan untuk pertandingan berikutnya.
"Betul bahwa banyak pemain yang datang di putaran kedua ini. Hari ini kami memasang 11 pemain terbaik yang menurut saya paling siap untuk tampil hari ini. Di babak pertama kami tampil cukup baik walau tidak bisa memaksimalkan peluang-peluang yang didapat," ucapnya.
Saat ini Persija menduduki peringkat delapan klasemen. Juara Piala Menpora 2021 tersebut mengumpulkan 29 poin dari 20 pertandingan yang sudah dimainkan.
"Di babak kedua saya memutuskan untuk mengganti dua pemain [Marko Simic dan Irfan Jauhari], tujuannya untuk mencari solusi, untuk bisa menyamakan kedudukan dan akhirnya itu bisa kami lakukan melalui Marco Motta. Namun, pada akhirnya waktunya tidak cukup bagi kami untuk memenangkan pertandingan. Tapi sekali lagi, untuk tim seperti Persija, tidak ada alasan," ujarnya.


