Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

Footer Goal Indonesia Instagram

Disomasi Rachmat Afandi, Ini Sikap Persebaya Surabaya


OLEH   MUHAMAD RAIS ADNAN

Persebaya Surabaya menggelar pertemuan secara khusus dengan tim kuasa hukum Rachmat Afandi di kantor PT Persebaya Indonesia, Jumat (12/5). Pertemuan itu digelar untuk menindaklanjuti somasi yang dikirim tim kuasa hukum Rachmat dengan nomor 039/AHZT/V/2017 tertanggal 23 Desember 2013.

Dalam surat itu disampaikan kuasa hukum eks pemain Persija Jakarta tersebut menuntut pada pihak Persebaya agar membayar seluruh sisa kontrak sebesar Rp234 juta. Nilai itu merujuk pada akumulasi gaji bulanan yang diterima Rachmat sampai 28 Februari 2018 (akhir masa kontrak di Persebaya).

Rachmat sendiri diputus kontraknya oleh Persebaya, setelah mengalami cedera parah yang membuatnya harus absen lama di Liga 2 2017. Terkait dengan tuntutan itu, manajemen Persebaya pun memberikan sikap mereka. Direktur tim Persebaya Candra Wahyudi menegaskan, pihaknya bertanggung jawab penuh terhadap kondisi dan kesejahteraan pemain dan ofisial yang terikat kontrak dengan PT Persebaya Indonesia.

SIMAK JUGA: Keltjes: Pemain Persebaya Incar Kaki

Candra mengungkapkan, Rachmat memang terikat kontrak dengan PT Persebaya Indonesia dengan durasi 12 bulan (1 Maret 2017-28 Februari 2018). Musyawarah pun pernah dilakukan manajemen Persebaya dengan Rachmat pada 25 April 2017 untuk mencari solusi pemutusan kontrak ini.

SIMAK JUGA: Persebaya Denda Iwan Setiawan

"Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan lisan tentang penghentian kontrak kerja.  Sesuai dengan  klausul kontrak, Rachmat mendapat kompensasi satu kali gaji. Selain itu, manajemen akan mengganti biaya pengobatan cedera yang dikeluarkan Rachmat sebelum ini," kata Candra, dalam rilis resminya kepada wartawan.

"Soal perawatan cedera, manajemen dalam beberapa kesempatan menawarkan pemeriksaan dan perawatan di National Hospital dan Phyisiopreneur Physiotheraphy Surabaya. Tetapi, Rachmat menolak," tambahnya.

Lebih lanjut, Candra mengungkapkan sejak terikat kontrak di Persebaya per 1 Maret 2017, Rachmat sudah menerima uang muka 25 persen dari nilai kontrak yaitu sebesar Rp93.750.000, dan gaji bulan Maret dan April masing-masing sebesar Rp23.437.500. Rachmat pun sudah tak bersama Persebaya sejak 27 April 2017.

Footer Goal Indonesia Instagram
Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google