Langkah Persebaya Surabaya di Piala Menpora 2021, terhenti pada babak delapan besar. Bajul Ijo menyerah dengan skor tipis 3-2, saat bersua Persib Bandung.
Dalam pertandingan tersebut Persebaya sempat tertinggal tiga gol lebih dulu di babak pertama. Namun, selepas turun minum klub kesayangan Bonek itu mampu menipiskan jarak melalui Arif Satria dan Mokhamad Syaifuddin.
Meski tersingkir pelatih Persebaya Aji Santoso, mengaku tidak kecewa. Menurutnya, seluruh anak asuhnya sudah berusaha keras untuk meraih kemenangan di pertandingan tersebut.
Apalagi, Persebaya juga sempat bermain dengan sepuluh pada injury time babak pertama. Satria Tama diusir wasit karena menghalau bola dengan tangannya di luar kotak penalti.
Bukan cuma Persebaya saja yang bermain dengan sepuluh pemain. Persib juga mengalami nasib serupa pada menit 64, setelah Wander Luiz, menerima kartu merah.
“Pertandingan yang menarik sepanjang 90 menit. Terjadi jual beli serangan, terutama pada babak kedua. Saya bangga pada pemain saya. Meski tertinggal 0-3, mereka bisa mengejar akhirnya berakhir dengan 2-3,” kata Aji setelah pertandingan.
“Hanya saja gol yang terjadi itu terlalu cepat dan pemain kami memang melakukan kesalahan. Setelah itu, kami bermain fight. Dalam kondisi 10 lawan 10, kami menguasai jalannya pertandingan,” Aji menambahkan.
PT. LIBBermain dengan sepuluh pemain bukan pengalaman baru Persebaya di Piala Menpora. Pada penyisihan grup kontra Persik Kediri, klub yang identik dengan warna hijau tersebut sudah mengalaminya.
“Ini bukan kali pertama terjadi pada kami harus bermain dengan 10 orang di Piala Menpora. Sebelumnya, kami juga mengalami itu dan menang lawan Persik. Tadi kami bermain dengan 10 pemain lagi, tapi dengan motivasi tinggi dan tidak mengubah gaya permainan Persebaya," ujarnya.
“Bahkan, dengan bermain 10 orang, kami masih bisa mencetak dua gol. Saya harus tetap mengapresiasi pemain saya. Saya puas dengan permainan mereka meski pada akhirnya kalah 2-3.”
"Harus diingat Persib bermain dengan full team dan kami masih bisa mengimbangi permainan mereka dan menekan. Saya justru merasa sangat bangga pada pemain kami yang masih muda dan tampil bagus,” ia melanjutkan.




