Perseteruan antara Liverpool dan Real Madrid perihal insiden cedera Mohamed Salah di final Liga Champions sepertinya masih akan berlanjut. Kali ini, giliran Sergio Ramos yang menyerang balik Jurgen Klopp setelah manajer Liverpool itu mengkritiknya beberapa waktu lalu.
Ramos memang menjadi musuh publik nomor satu dalam laga yang dimenangi Madrid 3-1 itu. Ia dianggap bersalah karena membanting Salah saat keduanya berduel sehingga membuat pemain andalan The Reds itu cedera bahu. Ramos juga dituding menyikut Loris Karius di kepala, sesaat sebelum sang kiper melakukan blunder.
Selepas duel di Kiev, Klopp menyebut Ramos sebagai "pegulat", namun bek Spanyol itu menolak disalahkan. Dua pekan lalu, Klopp kembali menyinggung insiden tersebut dengan mengatakan dirinya lebih baik kalah ketimbang menang dengan cara curang seperti Ramos. Klopp juga mengkritik Ramos sebagai sosok "brutal" dan "kejam".
Ketika ditanya soal tudingan Klopp ini dalam jumpa pers jelang partai Piala Super Eropa kontra Atletico Madrid, Rabu (15/8), Ramos merespons, "Saya tidak terlalu memedulikannya."
"Setiap orang punya pandangannya sendiri dan harus dihargai. Saya sendiri tidak bermaksud untuk sengaja menarik lengan Mohamed Salah. Justru dia yang pertama kali menarik lengan saya."

"Jika Jurgen Klopp menjadikan hal ini sebagai alasan bahwa timnya kalah, maka ini bukan pertama kalinya dia kalah di final."
"Tapi pada akhirnya, dia adalah pelatih yang hebat dan saya memilihnya dalam penghargaan Pelatih Terbaik 2018," imbuhnya.
Getty, Goal



