COO Rans FC Cilegon FC - Darius SinathryaMuhammad Ridwan / GOAL

Disebut Klub Sultan, Rans Cilegon FC Tetap Punya Bujet Logis Beli Pemain

Uang bukan menjadi masalah besar buat Rans Cilegon FC dalam merekrut pemain buat Liga 1 musim depan. Akan tetapi, pasukan Rahmad Darmawan tersebut tetap punya batas maksimal untuk menggaet nama yang diincarnya.

Muncul rumor yang menyatakan Rans Cilegon FC merusak harga pasaran. Kesebelasan milik Raffi Ahmad tersebut menawar pemain dengan nominal yang di luar dari batas wajar.

Keadaan tersebut lantaran Rans Cilegon FC disebut sebagai klub sultan. Pemain atau agen jadi seenaknya menaikkan harga dan langsung diiyakan The Prestige Phoenix.

“Masak sih? Banyak yang nawar lebih mahal malah daripada kami dan mungkin ada satu dua pemain yang kami coba untuk mengajukan penawaran tapi mereka lebih memilih ke tim lain karena dapat tawran lebih besar,” kata COO Rans Cilegon FC Darius Sinathrya.

“Rans Cilegon FC tidak punya salary cap, tapi kami punya bujet logis lah buat tim yang baru lolos, walaupun tim punya sultan tapi bukan berarti harus tinggi. Ya kami harus logis juga karena kami rencananya jangka panjang bukan pendek,” Darius menambahkan.

Selain itu, Darius mengatakan Rans Cilegon FC lebih memilih untuk mengembangkan bakat pemain muda. Menurutnya, hal itu bakal berguna untuk masa depan klubnya.

“Seperti Fadil [Fadilla Akbar] musim lalu kan dia sempat bermain di Madura dan walaupun menit bermainnya tidak terlalu tinggi tetapi dia dapat pengalaman menit bermain. Dia juga latihan bersama pemain-pemain yang sudah berpengalaman dan itu jadi bekal dia juga di Liga 1,” ucapnya.

“Ada juga Ihsan Nur Zikrak juga dia masih memiliki kontrak. Jadi Rans Cilegon FC ini juga konsen tidak ingin mengambil pemain jadi saja, pemain yang muda punya potensi juga kami kasih kesempatan juga dan itu sudah satu kata dengan coach juga," ia melanjutkan.

Iklan
0