Selebrasi Arema FC - Johan Farizi - Elias Elderete - Kushedya HariAbi Yazid / Goal

Direktur Utama PT LIB Sedang Cari Formula Gaet Sponsor

Direktur utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Akhmad Hadian Lukita, sedang mencari cara yang tepat mendatangkan banyak sponsor. Menurutnya, kompetisi Tanah Air, memiliki nilai jual yang bagus.

Akan tetapi, Akhmad menyebut sekarang bukan perkara mudah untuk menjalin kerja sama dengan sponsor. Pandemi virus corona yang melanda Indonesia, menjadi penyebabnya.

Hampir semua aspek terkena dampak dari pandemi virus corona. Banyak perusahaan nasional maupun asing yang memutuskan mengurangi jumlah karyawannya atau memotong gaji pegawainya karena mengalami krisis keuangan.

Oleh karena itu, Akhmad menyatakan mesti memikirkan formula yang pas agar sponsor mau menginvestasikan uangnya kepada PT LIB. Ia enggan sembarangan dalam mengambil keputusan. 

"Saya belum tahu bagaimana caranya mendatangkan sponsor, karena baru beberapa hari saya terpilih. Saya harus berbicara dengan direktur bisnis dulu, bagaimana soal ini. Saya belum punya formula untuk ini tapi misalnya dari diskusi bisa ketemu soal ini, mari sama-sama membuatnya," kata Akhmad kepada Goal Indonesia.

Selebrasi Arema FC - Johan Farizi - Elias Elderete - Kushedya HariAbi Yazid / Goal

Akhmad mencotohkan Bundesliga Jerman, tetap bisa menarik perhatian khalayak luas saat kembali digelar setelah pandemi virus corona. Padahal, seluruh pertandingan dilangsungkan tanpa penonton di stadion.

"Streaming di Bundesliga jumlahnya jutaan. Berarti ada exposure yang bagus, kenapa tidak dikemas seperti itu di sini? Kami contoh yang baik-baik seperti itu. Saya akan mencari formula yang baik untuk ini," ujarnya.

Sadar tugasnya tidak mudah dalam mengelola PT LIB, Akhmad memutuskan mengundurkan diri dari PT LAPI Divusi. Di perusahaan tersebut ia menjabat sebagai direktur utama.

"PT LIB perlu perhatian khusus. Secara de facto, karena belum ada RUPS di perusahaan yang lama saya berarti masih bertanggung jawab, tapi dalam waktu dekat ada RUPS untuk mengganti saya," ujarnya. 

Liga 1 dan 2 dipastikan kembali digelar setelah PSSI, menggelar rapat komite eksekutif (Exco), beberapa hari lalu. Dijadwalkan kompetisi tersebut mulai diputar pada September atau Oktober mendatang.

PT LIB pun telah menyiapkan berbagai skema untuk menjalankan kedua kompetisi tersebut. Hal ini karena bakal ada sejumlah perubahan akibat pandemi virus corona.

Iklan
0