Bhayangkara & Persija JakartaMario Sonatha

Direktur Utama PT LIB Ingin Bangun Kompetisi Indonesia Dengan Kearifan Lokal

Direktur utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Akhmad Hadian Lukita, ingin membangun kompetisi Tanah Air, dengan kearifan lokal. Ia merasa kultur penonton Indonesia berbeda dengan luar negeri.

Maka dari itu, Akhmad bakal berusaha keras untuk mewujudkan keinginannya tersebut. Ia percaya kompetisi nasional bisa mendapatkan perhatian dari dunia dengan gayanya sendiri. 

Terlebih sepakbola merupakan olahraga favorit yang ada di Indonesia. Bangku stadion tak pernah sepi dari penonton setiap ada pertandingan sepakbola yang dilangsungkan.

"Sebetulnya kalau bisa yang sesuai dengan kearifan lokal. Jangan membawa gaya luar negeri, kita harus menggali kearifan lokal sehingga memang enak dinikmati oleh masyarakat," kata Akhmad kepada Goal Indonesia.

"Sekarang kami nikmati saja untuk menyenangkan penonton di Indonesia, karena penonton Indonesia saya rasa tidak main-main, sudah oke. Jadi kami tinggal menyemarakan suasana sebaik-baiknya sehingga enak ditonton," Akhmad menambahkan.

Pria berusia 55 tahun tersebut akan berupaya untuk mendorong lebih banyak penonton datang ke stadion. Satu di antara cara yang bakal dilakukannya adalah mengemas pertandingan di kompetisi dengan lebih menarik.

Bhayangkara & Persija JakartaMario Sonatha

"Misalnya, menonton itu tidak hanya penggemar sepakbola, tapi jadi tontonan keluarga, kebayang kalau menonton bersama keluarga itu asyik seperti liburan, orang bisa santai," ujarnya. 

"Saya ingin bawa itu ke sana. Jadi penonton itu bukan hanya penyuka klub itu saja, tapi kalau bisa jadi tontonan keluarga yang pastinya menambah keseruan," ia menambahkan.

Sebetulnya, Akhmad menjelaskan banyak orang yang uangnya berlebih ingin datang ke stadion untuk menyaksikan pertandingan. Hanya saja, mereka takut karena sering kali ada kerusuhan di tempat tersebut.

"Bukan hal yang mustahil tidak ada lagi keributan di stadion saat menonton bola. Mari wujudkan ini bersama-sama."

Kompetisi Indonesia akan kembali diputar pada September atau Oktober mendatang, setelah dihentikan karena pandemi virus corona, Maret lalu. Kepastian tersebut didapatkan setelah PSSI menggelar rapat komite eksekutif (Exco) secara virtual beberapa hari lalu.

Ada sejumlah wacana yang muncul saat kompetisi dilanjutkan. Mulai dari seluruh pertandingan Liga 1 digelar di Pulau Jawa, penghapusan degradasi, hingga regulasi pemain U-20.

Iklan
0