Direktur AS Roma Tiago Pinto mengklaim Granit Xhaka sebenarnya ingin meninggalkan Arsenal tetapi dihalangi pihak klub dan ditawari kontrak baru.
Gelandang Swiss itu sempat diprediksi akan meninggalkan London utara musim panas ini, dengan Xhaka tak malu-malu mengungkapkan keinginannya untuk mencari tantangan baru.
Ia santer dikabarkan akan menyusul Jose Mourinho ke Stadio Olimpico, tetapi pada akhirnya kesepakatan tidak tercapai dan Arsenal malah memperpanjang masa bakti kaptennya itu.
Rasa kecewa tak jadi merekrut Xhaka masih mengganggu Pinto, dengan berkata: "Bursa sudah ditutup dan hari ini saya bersenang-senang, karena kami membeli begitu banyak pemain tetapi semua orang bertanya kepada saya soal sang gelandang."
"Semua orang tahu kami mengejar Xhaka, ia ingin ke Roma, tetapi Arsenal tidak melepasnya. Ini penyesalan saya di bursa transfer ini."
GettyMeski Xhaka tak tergapai, Giallorossi terbukti sibuk di bursa transfer musim panas ini.
Eks bos Real Madrid dan Chelsea, Jose Mourinho, mengambil alih jabatan pelatih, setelah pernah mencicipi sukses di Italia bersama Inter. Sementara Roma juga mendaratkan Tammy Abraham, Matias Vina, Eldor Shomurodov, Rui Patricio, Roger Ibanez, dan Bryan Reynolds.
Pada akhirnya Pinto tetap senang dengan bisnis yang terjadi: "Saya bisa bilang ini adalah bursa transfer paling sulit dalam beberapa tahun terakhir dan kami bekerja dengan baik."
"Saya tak suka mengaku sebagai direktur olahraga yang bagus, tetapi kami mendatangkan pelatih terbaik di dunia ke Roma, kami menguatkan tim dan melepas berbagai pemain. Kita boleh membicarakan hal yang tak berhasil kita lakukan, tetapi kami bekerja baik."
Bursa transfer tak akan kembali dibuka hingga Januari, namun Roma masih berusaha menyelesaikan beberapa kesepakatan dengan Pinto yakin bahwa Lorenzo Pellegrini akan meneken kontrak baru.
"Lorenzo ingin memperbarui [kontrak] dengan Roma dan Roma ingin memperbarui Pellegrini. Tak akan ada masalah."
Roma mengawali musim 2021/22 dengan empat kemenangan beruntun di semua kompetisi, mengoleksi enam poin di Serie A dan mengamankan tempat di babak grup Liga Konferensi Europa.




