Diogo Jota: Saya Latih Telford United Di Gim Football Manager

Komentar()
Diogo Jota Wolves 2019-20
Getty Images
Merasakan sulitnya menjadi pelatih di gim virtual membuat Jota lebih respek pada manajernya di kehidupan nyata, Nuno Espirito Santo.

Penyerang Wolverhampton Wanderers, Diogo Jota (23 tahun), menjadi salah satu pesepakbola yang menghabiskan waktu karantina mandiri dengan bermain gim Football Manager (FM).

Hal itu diungkapkan Jota dalam sesi wawancara bersama The Guardian pada Senin (6/4).

Di FM, Jota sudah sedekade melatih klub semi-pro yang berkompetisi di Divisi Enam Liga Inggris, Telford United.

“Kebetulan saya melatih Telford United di FM. Kini, saya sudah memasuki musim 2029/30,” ucap Jota.

Yang menarik, akun Twitter resmi Telford mengunggah foto rekaan muka Jota yang seolah tengah diperkenalkan sebagai pelatih baru klub tersebut.

“Lepas dari itu, Anda akan lebih memahami dunia kepelatihan. Bagaimana pengaruh penting manajer dan staf lainnya.”

Artikel dilanjutkan di bawah ini

“Kami [pemain Wolves] tahu setiap masalah yang kami hadapi, kami akan selalu memiliki ahli di area spesifik yang dapat membantu kami. Pelatih fisik atau pelatih tim utama misalnya.”

“Ketimbang musim lalu, kami [Wolves] lebih banyak mengubah taktik musim ini, beradaptasi dengan tim lawan, mencegah lawan merusak permainan kami. Kualitas kami meningkat. Kami para pemain dituntut beradaptasi dan membatu tim semaksimal mungkin,” tambahnya.

Adapun selain Jota, sejumlah pemain memang terbilang doyan bermain FM di kala senggang. Sebut saja salah duanya yakni, penyerang Barcelona, Antoine Griezmann, dan fullback Chelsea, Cesar Azplicueta.

Tutup