OLEH SANDY MARIATNAIkuti di Twitter
Dino Zoff mengakui jika perasaannya ikut hancur bersamaan dengan pecahnya tangisan Gianluigi Buffon setelah Italia dipastikan gagal lolos ke putaran final Piala Dunia 2018.
Hasil 0-0 melawan Swedia dalam babak play-off Piala Dunia pada Senin (13/11) lalu di San Siro memastikan Italia batal berangkat ke Rusia. Untuk pertama kalinya sejak Piala Dunia 1958, Gli Azzurri absen di turnamen akbar itu.
Tragedi ini membuat tiga pemain veteran Italia -- Buffon, Daniele De Rossi, dan Andrea Barzagli -- memutuskan pensiun. Bagi Buffon, kegagalan ini membuat kariernya tercoreng sekaligus mencegah kiper Juventus itu mencetak rekor sebagai satu-satunya pemain yang ikut di enam Piala Dunia.
Selepas laga, Buffon tidak bisa membendung air matanya dan masih terus menangis ketika diwawancara. Momen itulah yang membuat Zoff, kiper legendaris Italia dan Juventus, ikut terluka.
“Melihat Buffon menangis membuat saya bersedih. Gigi adalah seorang legenda dan dia akan menyadari statusnya ini. Waktu juga yang menghentikannya, tetapi dia telah menuliskan halaman penting dalam sejarah sepakbola,” kata Zoff kepada Goal Italia.
“Saya masih sulit percaya Italia gagal lolos ke Piala Dunia. Eliminasi ini, setelah terakhir kali terjadi 60 tahun yang lalu, membuat saya sangat terluka,” imbuh kiper pemenang Piala Dunia 1982 ini.
GettyLebih lanjut, Zoff menilai jika tanda-tanda kegagalan Italia sudah terlihat sejak kalah telak 3-0 kontra Spanyol dalam laga kualifikasi, September lalu. “Selepas laga di Madrid itu, ada atmosfer negatif dan mereka terlihat kehilangan kepercayaan diri,” jelasnya.
Ditanya soal apakah Gian Piero Ventura layak dikambing hitamkan atas malapetaka ini, Zoff enggan terlalu menghakimi allenatore Italia itu. Namun mengganti Ventura dengan pelatih baru serta mempromosikan banyak pemain muda bakal menjadi sesuatu yang menurut Zoff bakal masuk akal demi kebangkitan sepakbola Italia. “Italia harus mengakhiri kekacauan ini,” pungkasnya.


