Kendati telah memastikan tiket semi-final Piala AFF 2020, Singapura mendapat kritikan terkait performa mereka ketika mengalahkan Timor Leste yang dinilai tidak terlalu meyakinkan.
Organisasi permainan Singapura dinilai tidak rapi, dan serangan yang tak banyak memberikan ancaman bagi Timor Leste, serta mudah goyah saat mendapat serangan balik membuat publik Negeri Singa pesimistis tim besutan Tatsuma Yoshida bakal babak belur ketika melawan Thailand.
Yoshida menampik anak asuhnya bermain buruk di laga itu. Menurut Yoshida, meski sudah memetik kemenangan di dua pertandingan pertama melawan Myanmar dan Filipina, tak berarti Singapura menjelang menjadi tim super.
“Kami tim nasional Singapura, bukan Spanyol, Korea Selatan, atau Jepang. Kalau Anda mendukung tim-tim tersebut, boleh saja mempertanyakan performa mereka mengapa seperti itu,” cetus Yoshida dikutip laman Berita Harian.
“Para pemain kami sudah berusaha bermain sebaik mungkin. Performa ini mungkin tidak sebaik yang diharapkan, dan tentu saja saya juga tidak puas. Tapi saya bangga dengan para pemain.”
Pertarungan antara Singapura dan Thailand di Stadion National, Sabtu (18/12), menentukan posisi kedua tim di klasemen sementara. Saat ini Thailand masih memimpin dengan nilai sembilan. Mereka mengumpulkan poin yang sama dengan Singapura, namun unggul selisih gol.
Yoshida menegaskan, mereka berusaha memetik kemenangan untuk memuncaki klasemen Grup A. Yoshida mengatakan, ia tidak memikirkan calon lawan yang dihadapi pada partai semi-final nanti.
Hingga kini calon lawan di Grup B belum diketahui, karena Indonesia, Vietnam, dan Malaysia masih mempunyai peluang yang sama. Indonesia dan Vietnam telah mengoleksi nilai tujuh, sedangkan Malaysia berselisih satu angka.
“Kami memang sudah lolos, tapi kami tetap berstatus sebagai tim penantang di turnamen ini. Kami harus tetap merendah, dan menyadari laga nanti akan berbeda dibandingkan [tiga] pertandingan yang sudah kami jalani,” ucap Yoshida dilansir laman resmi federasi sepakbola Asia Tenggara (AFF).
“Tentang siapa lawan yang kami lebih suka hadapi di semi-final, saya rasa semua tim sangat bagus. Saya belum pernah melihat tim-tim [di Grup B] itu, karena saya lebih fokus kepada tim saya.”
