Vietnam U-16 takluk dari timnas Indonesia U-16 dengan skor 2-1 pada laga terakhir Grup A Piala AFF U-16 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (6/8). Pelatih Golden Star, Nguyen Quoc Tuan menyoroti kinerja wasit yang dirasa merugikan.
Sejatinya, Vietnam U-16 lebih dahulu unggul lewat gol yang dicetak Nguyen Cong Puong pada menit ke-41. Ia membobol gawang timnas Indonesia U-16 lewat titik putih.
Timnas Indonesia U-16 mampu membalikan kedudukan pada babak kedua. Dua gol yang dicetak skuad Garuda Muda diceploskan oleh Arkhan Kaka Putra Purwanto menit ke-52 dan Nabil Asyura menit ke-55.
"Selamat untuk Indonesia atas kemenangan yang diraih. Untuk kami, kami berjuang di bawah tekanan dari suporter dan juga keputusan wasit," kata Quoc Tuan.
“Wasit tidak baik, mereka telah membuat keputusan yang buruk dan kami memiliki banyak kerugian dari keputusan mereka dan terutama kami memiliki gol di babak kedua, namun wasit menganulirnya. Jadi kami banyak dirugikan dalam pertandingan ini,” Quoc Tuan menambahkan.
Wasit Warintorn Sassadee menganulir gol Vietnam U-16 yang dicetak Phan Thanh Duc Thien pada menit ke-87. Pengadil lapangan asal Thailand tersebut tidak mengesahkannya karena terjadi pelanggaran.
Duc Thien dinilai sengaja menabrak kiper timnas Indonesia U-16 Andrika Fathir yang sudah menangkap bola. Andai gol tersebut tidak dianulir bisa saja laga tuntas dengan skor 2-2.
Selain itu, Quoc Tuan menyebut pemain Vietnam U-16 kurang fokus pada awal babak kedua. Makanya, timnas Indonesia U-16 bisa mencetak dua gol dalam rentang waktu tiga menit.
"Wasit seperti saya bilang tadi tidak mengesahkan gol kami dan ketika kami mendapat keuntungan wasit meniup peluit sehingga hilang kesempatan," ucapnya.
